SUMATERA SELATAN — Megabintang Argentina, Lionel Messi, kembali menjadi pusat perhatian setelah penampilan gemilangnya di perempat final Piala Dunia 2022. Tiga gol yang ia lesakkan ke gawang lawan sukses mengantarkan timnya melaju ke babak empat besar. Namun, di balik euforia tersebut, pemain berusia 35 tahun itu memilih untuk tidak larut dalam catatan statistik pribadi.
Hat-trick yang dicetak Messi membuatnya kini setara dengan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. "Ini suatu kehormatan, tapi itu hanya statistik," ujar sang kapten Argentina usai pertandingan. Baginya, pencapaian tim adalah prioritas utama di atas segalanya.
Pernyataan ini menegaskan sisi lain dari seorang legenda. Di usianya yang tak lagi muda, Messi tetap menunjukkan determinasi tinggi untuk membawa pulang trofi paling bergengsi. Rekor individu dianggapnya sebagai bonus dari kerja keras kolektif.
Performa Messi di laga tersebut digambarkan sebagai sebuah masterclass yang langka. Ia tidak hanya menjadi eksekutor gol, tetapi juga pengatur serangan yang merepotkan pertahanan lawan. Setiap sentuhan bolanya selalu menciptakan ancaman serius.
Dalam pertandingan hidup mati, Messi membuktikan bahwa ia masih menjadi pembeda. Tiga golnya menjadi bukti bahwa naluri sebagai pencetak gol belum pudar. Penampilan ini sekaligus menjawab keraguan tentang konsistensinya di turnamen besar.
Meski pujian terus mengalir, Messi menegaskan bahwa timnya belum mencapai apa-apa. Target utama tetap sama: melaju sejauh mungkin dan mengakhiri puasa gelar Argentina sejak 1986. "Kami masih punya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan," tegasnya.
Sikap rendah hati ini justru membuat Messi semakin disegani. Ia bisa saja larut dalam euforia rekor, tapi memilih untuk tetap membumi. Ini menjadi contoh kepemimpinan yang langka di tengah sorotan dunia.
Langkah Argentina selanjutnya adalah menghadapi salah satu tim kuat di semifinal. Messi dan rekan-rekannya harus kembali menunjukkan performa terbaik jika ingin mewujudkan mimpi menjadi juara dunia. Semua mata kini tertuju pada langkah mereka selanjutnya.