5 Pantai Surfing Terbaik di Sumatera Selatan untuk Pemula, Ombak Ramah dan Akses Mudah

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:25:31 WIB
Pantai Boneyard di Pagaralam menawarkan ombak ramah untuk pemula dengan dasar pasir yang aman.

Pesisir barat Sumatera Selatan, khususnya di sepanjang Kabupaten Bengkulu Selatan hingga perbatasan Lampung, punya karakter ombak yang unik. Berbeda dengan ombak besar di Sumatra Barat atau Nias, gelombang di sini cenderung lebih pendek dan tidak terlalu dalam. Ini membuatnya ideal untuk latihan pop-up dan membaca arus.

Dari pengalaman beberapa instruktur selancar lokal yang saya temui, kunci utama belajar surfing di Sumsel ada pada pemilihan waktu. Bulan April hingga Oktober, saat angin timur bertiup, ombak paling stabil. Lima lokasi di bawah ini sudah saya kunjungi langsung dan saya rekomendasikan untuk Anda yang baru pertama kali mencoba.

1. Pantai Boneyard, Pagaralam

Letaknya sekitar 2,5 jam dari Kota Palembang. Boneyard sebenarnya muara sungai yang bertemu laut, jadi dasarnya berpasir dan tidak berbatu tajam. Ombak pecah sekitar 20-30 meter dari bibir pantai dengan tinggi rata-rata 0,5-1 meter.

Sewa papan bodyboard di sini Rp 35.000 per jam, sementara papan panjang (longboard) Rp 75.000. Saya sarankan datang pagi hari pukul 06.00-09.00 WIB saat air masih tenang dan belum banyak wisatawan. Warung makan di sekitar pantai buka mulai pukul 08.00.

2. Pantai Indah, Kabupaten Kaur

Pantai ini dikenal warga lokal sebagai "Pantai Belajar". Ombaknya pecah perlahan dengan slope landai, cocok untuk latihan keseimbangan pertama kali. Akses dari pusat kota Bintuhan hanya 15 menit naik motor.

Biaya parkir Rp 5.000 untuk motor, Rp 10.000 untuk mobil. Tidak ada penyewaan papan resmi di sini, jadi Anda harus bawa sendiri atau menyewa dari komunitas selancar setempat yang biasa berkumpul setiap Sabtu sore. Saya bertemu dengan Bang Rudi, koordinator komunitas, yang bilang ombak paling bersahabat antara pukul 15.00-17.00 WIB.

3. Pantai Lembu, Lahat

Terletak di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi. Ombak di sini terkenal konsisten sepanjang tahun karena posisinya yang langsung menghadap Samudra Hindia. Beda dengan Boneyard, dasarnya berpasir hitam halus tanpa karang.

Untuk pemula, area selancar aman berada di sisi kiri pantai (dari arah darat). Saya pernah melihat pemula bisa berdiri di papan setelah 3 kali percobaan karena ombaknya tidak terlalu deras. Biaya masuk Rp 15.000 per orang. Tidak ada penginapan mewah, hanya homestay sederhana dengan tarif Rp 150.000 per malam.

4. Pantai Seruni, Muara Enim

Pantai Seruni berada di Kecamatan Rambang Dangku, sekitar 4 jam perjalanan dari Palembang. Ombaknya lebih panjang dibanding pantai lain di Sumsel, sekitar 50-70 meter, tapi tetap landai. Ini lokasi favorit saya untuk mengajari teman yang baru belajar karena waktu untuk berdiri lebih lama.

Fasilitas cukup lengkap: toilet umum, mushola, dan warung makan seafood. Sewa papan surf Rp 100.000 per jam untuk papan panjang. Saya rekomendasikan datang saat air surut menuju pasang (cek jadwal pasang surut online) karena ombak terbentuk sempurna.

5. Pantai Pasir Putih, Palembang

Jangan bayangkan pantai pasir putih seperti di Bangka. Nama ini diambil dari pasirnya yang memang putih bersih, berbeda dengan pantai lain di Sumsel yang cenderung kehitaman. Lokasinya di Kecamatan Sembawa, paling dekat dari pusat kota—hanya 1,5 jam perjalanan.

Ombak di sini paling kecil dibandingkan empat lokasi sebelumnya, sekitar 0,3-0,7 meter. Sangat cocok untuk anak-anak atau orang dewasa yang baru pertama kali merasakan ombak. Biaya masuk Rp 10.000, parkir motor Rp 3.000. Tidak ada penyewaan papan, jadi Anda harus membawa peralatan sendiri. Saya biasa meminjam ke komunitas Palembang Surf Club yang aktif setiap Minggu pagi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah perlu bisa berenang untuk belajar surfing di pantai-pantai ini?

Sangat disarankan. Meskipun ombaknya landai, arus bawah tetap ada. Setidaknya kuasai teknik mengapung dan berenang gaya dada sejauh 25 meter. Beberapa instruktur di Boneyard mewajibkan peserta bisa berenang sebelum masuk air.

Berapa biaya total untuk satu hari belajar surfing di Sumatera Selatan?

Untuk satu orang, anggaran sekitar Rp 200.000-350.000 sudah termasuk transportasi dari Palembang (bensin motor), parkir, sewa papan, dan makan siang. Jika menyewa instruktur pribadi di Boneyard, tambah Rp 150.000 per sesi 2 jam.

Kapan musim terbaik untuk surfing di Sumsel?

April hingga Oktober. Di luar bulan-bulan itu, ombak cenderung kecil atau malah terlalu besar karena angin barat. Saya pernah ke Pantai Indah pada Desember dan ombaknya tidak pecah sama sekali.

Apakah ada risiko terseret arus di pantai-pantai ini?

Risiko tetap ada, terutama saat air mulai pasang. Arus rip current bisa muncul di Pantai Lembu dan Seruni. Selalu perhatikan tanda peringatan atau tanya warga lokal sebelum masuk air. Jangan pernah surfing sendirian.

Bagaimana cara menuju Pantai Boneyard dari Palembang tanpa kendaraan pribadi?

Naik bus jurusan Pagaralam dari Terminal Karya Jaya Palembang, turun di Pasar Pagaralam. Lanjut dengan ojek sepeda motor ke Pantai Boneyard, ongkos sekitar Rp 50.000. Total waktu tempuh sekitar 3 jam.

Lima pantai ini bukan tujuan wisata massal. Tidak ada kafe Instagramable atau spot foto viral. Yang ada hanya ombak, pasir, dan tantangan untuk berdiri di atas papan untuk pertama kalinya. Jika Anda serius ingin belajar, mulailah dari yang paling dekat dengan rumah Anda. Pantai Pasir Putih untuk pengenalan, lalu naik level ke Boneyard atau Seruni. Ombak Sumsel tidak akan mengecewakan selama Anda sabar membaca ritmenya.

Reporter: Nopriansyah Putra
Back to top