OpenAI Rilis Keluarga Model GPT-5.6: Sol, Terra, dan Luna dengan Harga Mulai Rp16.500 per Juta Token

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 20:07:32 WIB
OpenAI meluncurkan keluarga model GPT-5.6 dengan tiga varian dan harga mulai Rp16.500 per juta token.

SUMATERA SELATAN — OpenAI memperkenalkan GPT-5.6 sebagai model keamanan siber terkuat mereka. Perusahaan menjanjikan performa frontier dengan konsumsi token yang jauh lebih sedikit. Peluncuran ini terjadi di tengah persaingan ketat dengan Anthropic dan setelah adanya pembatasan dari pemerintahan Trump terkait potensi penyalahgunaan model.

Tiga Varian GPT-5.6: Sol, Terra, dan Luna

Keluarga model ini terdiri dari tiga varian dengan spesifikasi dan harga berbeda:

  • Sol: Varian tertinggi, disebut sebagai "workhorse". Harga input USD 5 per juta token, output USD 30.
  • Terra: Opsi menengah. Harga input USD 2,50 per juta token, output USD 15.
  • Luna: Varian paling terjangkau. Harga input USD 1 per juta token, output USD 6.

Dengan kurs estimasi Rp16.500 per USD, harga termurah untuk input sekitar Rp16.500 per juta token. Varian Sol dan Terra sudah tersedia di ChatGPT, Codex, dan API OpenAI.

Fokus pada Keamanan Siber dan Coding

OpenAI secara khusus menyoroti kemampuan keamanan siber GPT-5.6. Model ini mendukung aktivitas defensif seperti threat modeling, code review, patching, dan blue teaming — simulasi serangan ke sistem sendiri untuk menemukan celah sebelum peretas sungguhan.

CEO Sam Altman mengklaim varian Sol 54% lebih efisien token untuk tugas coding AI. Perusahaan menggunakan Artificial Analysis Coding Agent Index sebagai tolok ukur. OpenAI menyebut Sol "best coding model yet" dengan skor 80, unggul 2,8 poin di atas Anthropic Fable 5, sementara konsumsi token kurang dari setengah, waktu lebih cepat, dan biaya sekitar sepertiga lebih murah.

Perbandingan berlanjut ke varian lain: Terra disebut berperforma sedikit di atas Fable 5, sementara Luna mengungguli Opus 4.8 milik Anthropic.

ChatGPT Work: Asisten Enterprise Baru

Bersamaan dengan GPT-5.6, OpenAI merilis ChatGPT Work. Alat ini dirancang sebagai pendamping tim enterprise untuk tugas administratif harian — menyusun dokumen, spreadsheet, dan presentasi. Tersedia di desktop, web, dan mobile.

Posisi Pasar dan Persaingan

Peluncuran GPT-5.6 mengikuti jejak SpaceXAI dan Meta yang merilis model serupa pekan ini. Namun, sasaran utama OpenAI jelas: Anthropic. Perusahaan yang dipimpin Dario Amodei itu berhasil membangun citra sebagai underdog yang fokus pada pelanggan enterprise.

OpenAI membalas dengan data benchmarking. Mereka mengklaim seluruh keluarga GPT-5.6 unggul di setiap segmen harga dibanding model Anthropic. Langkah ini menunjukkan perang harga dan performa di pasar AI enterprise semakin memanas.

Siapa Target Pengguna GPT-5.6?

Varian Sol cocok untuk developer dan perusahaan yang membutuhkan performa coding maksimal. Terra menjadi pilihan tengah dengan keseimbangan harga dan kemampuan. Luna menyasar pengguna individu atau startup kecil yang ingin mencoba model canggih dengan biaya minimal.

Untuk pengguna Indonesia, akses ke GPT-5.6 sudah bisa dilakukan melalui platform OpenAI yang tersedia secara global. Tidak ada informasi spesifik mengenai ketersediaan lokal atau dukungan bahasa Indonesia.

Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: techcrunch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top