PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi menyatakan komitmennya mendukung penuh penyelenggaraan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-17 Perhimpunan Dokter Intensive Care Indonesia (PERDICI) yang akan digelar di Palembang. Gubernur Herman Deru menyebut dukungan ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap kapasitas daerah dalam menyelenggarakan forum ilmiah berskala nasional.
Mengusung tema "Redefining Critical Care: Innovation, Integration, and Impact", kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 12 September 2026. Rangkaian acara tidak hanya berisi pertemuan ilmiah, tetapi juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Sepsis Sedunia ke-14 dan penyelenggaraan perdana Soft Circle Palembang.
Dalam audiensi yang digelar di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Herman Deru menilai tingginya intensitas kegiatan ilmiah kedokteran di Sumsel menjadi indikator bahwa Palembang telah berkembang sebagai salah satu destinasi utama pertemuan profesi. Ia meminta panitia segera berkoordinasi dengan protokol pemprov agar persiapan berjalan maksimal.
“Pemerintah Provinsi Sumsel tentu mendukung penuh kegiatan ini. Saya senang melihat berbagai asosiasi profesi dokter, termasuk spesialis anestesiologi dan terapi intensif, menjadikan Palembang sebagai lokasi kegiatan rutinnya,” ujar Herman Deru.
Ketua Panitia Annual Meeting ke-17 PERDICI 2026, Dr. dr. Zulkifli, Sp.An-TI, Subsp.TI(K), M.Kes., MARS, mengatakan bahwa Palembang telah ditetapkan sebagai tuan rumah setelah melalui proses seleksi. Ia didampingi Wakil Ketua Panitia, Dr. dr. Mayang Indah Lestari, Sp.An-TI, Subsp.TI(K), beserta jajaran panitia lainnya saat melakukan audiensi.
Dr. Zulkifli menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga medis, khususnya di bidang anestesiologi dan terapi intensif. Ia juga berharap Gubernur dapat hadir langsung pada upacara pembukaan nanti.
“Kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk mempererat kerja sama antar tenaga kesehatan dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara luas,” pungkasnya.