PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru secara khusus memberikan pengarahan kepada dua calon Paskibraka Nasional asal Sumsel, Senin (baru-baru ini) di Palembang. Kedua pelajar tersebut adalah Muhammad Ikhsan Nugroho dari SMA Negeri 17 Palembang dan Khalyana Zahira Sandi dari MAN 1 Model Lubuk Linggau.
Mereka telah melalui proses seleksi yang sangat ketat hingga akhirnya terpilih menjadi wakil Sumatera Selatan di tingkat nasional. Dari 101 peserta yang mengikuti seleksi tingkat provinsi, enam orang menjadi kandidat terbaik, dan dua di antaranya ditetapkan sebagai wakil Sumsel untuk Paskibraka Nasional 2026.
Dalam arahannya, Herman Deru menekankan agar kedua calon paskibraka tidak merasa terbeban dengan tugas yang diemban. Ia justru meminta mereka untuk menjadikan kepercayaan ini sebagai motivasi.
"Kalian membawa nama Sumatera Selatan, tetapi jangan sampai merasa terbebani hingga memengaruhi psikologis. Pegang teguh keyakinan, fokus berlatih, dan ikuti seluruh rangkaian diklat dengan baik," kata Herman Deru.
Menurut gubernur, kesiapan fisik para calon Paskibraka umumnya sudah terbentuk selama proses seleksi. Karena itu, yang perlu terus diperkuat ke depannya adalah kesiapan mental agar mampu menjalani seluruh rangkaian diklat secara optimal.
"Fisik mungkin sudah siap, sekarang mental yang harus dipersiapkan. Jangan ragu, selalu mengucap bismillah, jangan pernah putus berdoa, ikuti setiap latihan dengan sungguh-sungguh, dan harumkan nama daerah," ujarnya.
Selain menjaga fokus, Herman Deru juga mengingatkan kedua calon Paskibraka agar tetap disiplin dan mematuhi seluruh aturan selama diklat. Ia meminta mereka memperhatikan setiap detail dalam pelaksanaan latihan.
Muhammad Ikhsan Nugroho dan Khalyana Zahira Sandi dijadwalkan berangkat ke Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 14 Juli 2026. Mereka akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan hingga 22 Agustus 2026.
Selama 35 hari, keduanya akan menjalani berbagai tahapan pembinaan sebelum akhirnya bertugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dukungan penuh dari pemerintah provinsi pun terus diberikan agar mereka dapat menjalankan tugas dengan baik saat dipercaya menjadi anggota Paskibraka Nasional.