Bupati Muba Toha Tohet Terima Audiensi BPJS Ketenagakerjaan, Komitmen Perluas Cakupan Pekerja hingga Non-ASN

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 19:54:31 WIB
Bupati Muba H. Toha Tohet menerima audiensi BPJS Ketenagakerjaan di ruang kerjanya, Selasa (18/2).

SEKAYU — Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet memastikan hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Muba sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini disebut sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pegawainya.

“Alhamdulillah untuk saat ini hampir seluruh OPD yang ada di Kabupaten Muba memang sudah ter-cover BPJS Ketenagakerjaan. Ini sebagai bentuk tanggung jawab kita kepada para ASN dan tenaga non ASN,” kata Toha dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu.

Bupati Siap Dorong Perusahaan Daftarkan Pekerja

Ke depan, Bupati berjanji akan mendorong perusahaan-perusahaan di wilayah Muba untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya. Menurutnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah daerah kepada masyarakat luas, bukan sekadar kewajiban administratif.

“Ke depan kami siap untuk selalu mendukung dan mendorong agar cakupan kepesertaan ini semakin luas,” tegasnya.

BPJS Soroti Efisiensi Anggaran, Minta Program Prioritas Tetap Jalan

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumatera Bagian Selatan, Kuncoro Budi Winarno, mengapresiasi dukungan Pemkab Muba. Namun, ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

“Di tengah efisiensi, kami berharap program prioritas tetap bisa berjalan. Dukungan dari Pemkab Muba sangat kami harapkan agar perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya pekerja informal dan rentan,” ujar Kuncoro.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi kunci utama dalam memperluas kepesertaan. Selain itu, kepatuhan perusahaan dalam mendaftarkan pekerjanya juga harus terus ditingkatkan.

“Semoga Pemkab Muba dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk terus memperkuat kolaborasi, agar seluruh pekerja di Muba mendapatkan perlindungan jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, hingga jaminan hari tua,” tuturnya.

Santunan Jaminan Kematian Sudah Dirasakan Ahli Waris

Dalam kesempatan itu, secara simbolis diserahkan manfaat jaminan kematian kepada ahli waris dan pekerja rentan. Salah seorang penerima, Ibu Hamzah, mengaku sangat terbantu dengan program ini setelah suaminya meninggal dunia.

“Saya sangat terbantu dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini. Saat suami saya meninggal, kami dapat santunan yang digunakan untuk kebutuhan kami. Terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Muba dan BPJS,” ungkap Ibu Hamzah dengan haru.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra H Ardiansyah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Herriyandi Sinulingga, Plt. Kepala Dinas Sosial Deny, Kadispopar Muba Muhammad Fariz, Plt. Kadis Kominfo Daud Amri, serta Camat Sekayu Edi Heriyanto beserta kepala perangkat daerah terkait.

Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: haluansumatera.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top