Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan Kunjungan Wapres Gibran di Palembang, 1.009 Personel Gabungan Dikerahkan

Penulis: Nasrul Effendi  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 19:15:31 WIB
Kapolda Sumsel bersama Pangdam II/Sriwijaya meninjau kesiapan pengamanan kunjungan Wakil Presiden Gibran di Palembang, Kamis (16/7/2026).

PALEMBANG — Sebanyak 1.009 personel gabungan disiagakan di seluruh titik pengamanan kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Palembang. Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho bersama Pangdam II/Sriwijaya dan jajaran Forkopimda Sumsel meninjau kesiapan di tiga lokasi utama, Kamis (16/7/2026).

Rekayasa Lalu Lintas Situasional, Arus Segera Dikurai Setelah Rombongan Melintas

Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol. M. Anis Prasetio menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas hanya bersifat situasional dan tidak permanen. Personel di lapangan diinstruksikan segera mengurai arus kendaraan begitu rombongan Wakil Presiden melintas.

"Prinsip utama kami adalah VVIP aman, namun denyut nadi rutinitas warga tetap berjalan. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional," ujarnya kepada media di Palembang.

Langkah ini diambil agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang mengganggu mobilitas maupun aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kunjungan.

Pendekatan Humanis: Personel Tidak Membatasi Ruang Publik

Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran menerapkan pola pengamanan yang humanis. Kehadiran personel di lapangan bukan untuk membatasi ruang publik, melainkan memastikan keamanan dan kenyamanan warga yang tetap beraktivitas.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya mengatakan pendekatan pelayanan menjadi prioritas selama pengamanan berlangsung. "Kehadiran personel bukan untuk membatasi ruang publik. Masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman," ujarnya.

Tiga Titik Fokus: RSUD, Jembatan Ikonik, hingga PSEL

Peninjauan difokuskan pada tiga lokasi yang menjadi agenda Wakil Presiden selama di Palembang. Pertama, RSUD Siti Fatimah yang menjadi salah satu fasilitas kesehatan rujukan. Kedua, Jembatan Musi V yang merupakan ikon infrastruktur kota. Ketiga, PSEL Palembang yang menjadi pusat pengelolaan sampah menjadi energi listrik.

Seluruh rangkaian pengamanan berlangsung melalui sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Personel dibagi ke dalam berbagai satuan tugas sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing lokasi.

Polda Sumsel menilai sinergi seluruh unsur pengamanan menjadi kunci kelancaran kunjungan kerja Wakil Presiden di Palembang. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, sekaligus menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top