LUBUK LINGGAU — Pemerintah Kota Lubuk Linggau melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menuntaskan rangkaian Gebyar Lomba Balita Indonesia Tingkat Kota Lubuk Linggau Tahun 2026. Ajang yang berlangsung di Ballroom Hotel Smart Lubuk Linggau pada Kamis pagi itu menjadi seleksi akhir sebelum para pemenang dikirim ke tingkat provinsi.
Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rustam Effendi, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi. "Kepada seluruh peserta saya ucapkan selamat mengikuti kegiatan ini. Bagi yang belum menjadi juara, jangan berkecil hati karena tujuan utama kegiatan ini bukan semata-mata mencari pemenang, melainkan meningkatkan perhatian terhadap tumbuh kembang balita," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuk Linggau, dr. Apt. Marlinda Sari, S.Si., M.Si, menjelaskan bahwa lomba terbagi dalam dua kategori usia: bayi 6–24 bulan dan balita 25–54 bulan. Masing-masing kategori akan menghasilkan satu juara pertama yang berhak melaju ke tingkat provinsi.
"Para peserta yang terpilih telah melalui proses seleksi mulai dari tingkat kecamatan," kata Marlinda. Ia meminta para orang tua terus menjaga kesehatan anak agar tetap dalam kondisi prima saat berlomba di tingkat provinsi nanti.
Marlinda menambahkan, penilaian di tingkat kota dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari dokter spesialis anak, psikolog, dokter gigi, ahli gizi, ahli tumbuh kembang anak, serta perwakilan Tim Penggerak PKK. Menurutnya, perlombaan di tingkat provinsi akan berlangsung selama dua hari: hari pertama untuk proses penilaian dan seleksi, lalu dilanjutkan dengan pengumuman pemenang.
Wakil Wali Kota Rustam Effendi menekankan pentingnya lima tahun pertama kehidupan seorang anak. Periode ini, menurutnya, sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Oleh karena itu, peran orang tua dalam memberikan pengasuhan, gizi yang baik, serta perhatian terhadap kesehatan anak menjadi sangat penting.
Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan balita yang sehat, cerdas, dan berkualitas. "Bagi yang belum menjadi juara, jangan berkecil hati," pesannya lagi, menegaskan bahwa esensi lomba ini adalah edukasi bagi para orang tua dan masyarakat mengenai tumbuh kembang anak sejak usia dini.