MUSI RAWAS UTARA — Sebuah sekolah negeri baru kini hadir di pelosok Sumatera Selatan. SMA Negeri Ketapat Bening di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, resmi beroperasi setelah diresmikan langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru. Sekolah ini dibangun melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang merupakan bagian dari CSR PT Gorby Putra Utama (PT GPU).
Proses pembangunan SMA Negeri Ketapat Bening memakan waktu sekitar tujuh bulan. General Manager Operasi PT Gorby Putra Utama, Fery Juanda Butar Butar, menyebut sekolah ini merupakan sekolah negeri kedua di Sumatera Selatan yang dibangun melalui program PPM perusahaan.
Sekolah ini dilengkapi tiga ruang kelas dengan kapasitas total sekitar 120 siswa, satu ruang guru, dan musala sebagai fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar. “Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari meningkatnya kualitas sumber daya manusia,” ujar Fery.
Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama lahirnya sumber daya manusia unggul. “Kalau bicara pendidikan, kita tidak bicara biaya. Pendidikan harus ditempatkan pada posisi yang paling utama,” katanya.
Ia mengapresiasi kontribusi PT Gorby Putra Utama yang memilih membangun sekolah di daerah terpencil. Menurutnya, pemerataan layanan pendidikan membutuhkan kolaborasi semua pihak, bukan hanya pemerintah. “Walaupun sekolah ini berada jauh dari ibu kota provinsi, kualitas pelayanannya harus tetap istimewa. Jadikan SMA Negeri Ketapat Bening sebagai ikon pendidikan di Musi Rawas Utara,” tambah Gubernur.
Wakil Bupati Musi Rawas Utara, Junius Wahyudi, mengatakan keberadaan SMA Negeri Ketapat Bening merupakan jawaban atas kebutuhan warga Rawas Ilir yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan menengah. Ia berharap sekolah ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Hj. Mondyaboni, menambahkan bahwa pembangunan sekolah ini sejalan dengan visi “Sumsel Maju Terus untuk Semua”, khususnya dalam memperluas akses pendidikan berkualitas. Sementara itu, Kepala SMA Negeri Ketapat Bening, Rodia, S.Pd, berharap lebih banyak perusahaan berkontribusi di sektor pendidikan. “Semakin banyak perusahaan yang peduli dan mendukung pembangunan sektor pendidikan di Sumsel, sehingga semakin banyak daerah yang merasakan manfaatnya,” tandasnya.
Kehadiran sekolah ini mendapat sambutan positif dari warga. Rustam dari Pemuda Peduli Lingkungan Muratara menilai program CSR PT Gorby Putra Utama telah memberikan manfaat nyata, terutama bagi anak-anak di Rawas Ilir yang kini punya peluang lebih besar melanjutkan sekolah.
Ifan Farezi dari Yayasan Bantuan Hukum Sumatera Selatan Berkeadilan berharap sinergi antara pemerintah dan perusahaan terus berlanjut. Ia menekankan pentingnya program pemberdayaan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Selain membangun sekolah, PT Gorby Putra Utama juga menjalankan program PPM di bidang kesehatan, pemberdayaan ekonomi, infrastruktur, dan pelestarian lingkungan. Seluruh program disusun melalui koordinasi dengan pemerintah daerah agar tepat sasaran dan berkelanjutan.