Wapres Gibran Tinjau PSEL Palembang, IKPPI: Komitmen Pemerintah Atasi Sampah di Sumsel

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Jumat, 17 Juli 2026 | 23:12:01 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Palembang, Sumatera Selatan.

PALEMBANG — Kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di lokasi proyek PSEL Palembang bukan sekadar seremoni. Ketua IKPPI Sumatera Selatan Neni Triana Zainal menyebut kunjungan itu sebagai penegas komitmen pemerintah terhadap pengelolaan sampah yang selama ini menjadi masalah klasik di kota-kota besar.

Dialog Langsung dengan Wapres soal Dampak PSEL ke Warga

Neni mengaku bersyukur mendapat kesempatan berdialog dengan Gibran. Dalam pertemuan itu, ia menyampaikan apresiasi sekaligus mendengar langsung pesan dari orang nomor dua di Indonesia tersebut.

“Saya mewakili IKPPI menyampaikan terima kasih kepada Mas Wapres. Beliau mengaku sudah mengingatkan kepada pengelola PSEL untuk memperhatikan keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitarnya,” kata Neni dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Gibran juga berpesan agar keberadaan PSEL memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan masalah baru. Pesan ini dinilai penting mengingat proyek infrastruktur kerap memicu keresahan warga sekitar.

Target Operasi Oktober 2026, Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

PSEL Palembang yang berada di Keramasan, Kecamatan Kertapati, diproyeksikan mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari menjadi energi listrik. Fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.

Wapres Gibran menyaksikan langsung proses pengolahan sampah menjadi listrik saat meninjau lokasi. Selain menekan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), proyek ini juga diharapkan mendukung ketahanan energi daerah.

Dorongan untuk UMKM dan Lapangan Kerja Baru

Ketua Umum IKPPI Sinda Sutadisastra berharap keberadaan PSEL tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan. Ia mendorong agar pengelolaan sampah modern ini membuka lapangan pekerjaan baru dan memberdayakan UMKM di sekitar proyek.

“Selain itu, juga pemberdayaan UMKM di sekitar lokasi proyek. Jadi, pengelolaan sampah modern, penyerapan tenaga kerja lokal dan pemberdayaan UMKM menjadi bagian integral dari pengembangan PSEL,” ujar Sinda.

Menurutnya, jika beroperasi penuh, PSEL Palembang menjadi solusi jangka panjang. Selain menghasilkan listrik, fasilitas ini memperkuat sistem pengelolaan lingkungan perkotaan yang lebih modern dan berkelanjutan.

Kunjungan Kerja yang Padat

Selain meninjau PSEL, Wapres Gibran juga mengunjungi Rumah Sakit Siti Fatimah Az-Zahra di Jakabaring dan mengecek pembangunan jalan tol Jembatan Musi Lima. Rencananya, jalan tol tersebut mulai difungsikan secara terbatas pada Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top