Masalah Komponen Mesin MotoGP KTM Picu Mati Mendadak, KTM Minta Izin ke Pabrikan Lain

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:02:31 WIB
KTM mengungkap kegagalan mesin MotoGP akibat komponen bertekanan tinggi dari pemasok yang tidak sesuai spesifikasi.

SUMATERA SELATAN — Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, buka suara soal masalah teknis yang menghantui tim pabrikan di MotoGP musim ini. Dalam wawancara dengan Sky Italia yang dikutip Crash, Beirer mengungkapkan bahwa kegagalan mesin terjadi akibat komponen dari pemasok yang tidak memenuhi standar kualitas.

Komponen Bertekanan Tinggi dari Pemasok Tak Sesuai Spesifikasi

"Kami akhirnya menemukan bahwa kami menggunakan komponen bertekanan tinggi di mesin yang tidak memenuhi standar kualitas yang ditentukan," kata Beirer dikutip Speedweek.

Komponen kritis ini, menurut Beirer, gagal berfungsi dalam kondisi tertentu. "Setelah menyelidiki penyebabnya, kami sekarang juga dapat mengesampingkan kemungkinan bahwa kerusakan ini akan terjadi dengan komponen yang 'benar'," tambahnya.

Insiden di Catalunya Jadi Titik Terang

Masalah ini pertama kali mencuat setelah kecelakaan di MotoGP Catalunya, Mei lalu. Saat itu, Pedro Acosta yang memimpin balapan tiba-tiba mengangkat tangan dan melambat karena mesin motornya mati. Alex Marquez yang berada di belakang tak bisa menghindar dan menabrak Acosta, menyebabkan kecelakaan parah hingga bendera merah dikibarkan.

Kejadian tersebut mendorong KTM untuk melakukan investigasi internal. Hasilnya, ditemukan bahwa desain mesin MotoGP telah dibekukan sejak awal musim lalu, sehingga KTM tidak bisa sembarangan membuka mesin untuk perbaikan.

Prosedur Homologasi: KTM Harus Izin ke Ducati, Honda, dan Yamaha

Aturan homologasi MotoGP mewajibkan KTM mendapat izin dari asosiasi pabrikan MSMA sebelum membuka mesin yang disegel. "Kami telah mengajukan permohonan khusus kepada MSMA, disertai dengan dokumentasi terperinci, meminta izin untuk membuka mesin yang bermasalah dalam kondisi terkontrol selama jeda musim panas," jelas Beirer.

KTM mendapat dukungan dari Aprilia. Namun, persetujuan dari tiga pabrikan besar lainnya—Ducati, Honda, dan Yamaha—masih harus diperoleh. "Kami telah menerima umpan balik positif mengenai hal ini selama GP Sachsenring, meskipun beberapa tanggapan masih tertunda. Kami berharap kerja sama yang baik di sini juga," ujar Beirer.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top