SUMATERA SELATAN — Konser orkestra simfoni dan paduan suara yang dipimpin konduktor Stephen Tong itu akan digelar di silang Tenggara Monas mulai pukul 18.30 WIB. Acara ini gratis dan terbuka untuk semua kalangan, sehingga berpotensi mendatangkan ribuan pengunjung ke area tersebut.
Kepala Bagian Pembinaan dan Operasional (Kabag Bin Ops) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados mengatakan pihaknya tidak akan serta-merta menutup atau mengalihkan arus kendaraan sejak awal konser. Skema rekayasa lalu lintas baru akan diterapkan secara selektif jika kondisi di lapangan sudah tidak memungkinkan.
"Penutupan dan pengalihan jalan dilakukan secara situasional apabila memang Merdeka Selatan itu dipenuhi oleh parkiran roda dua maupun roda empat, ataupun dipenuhi oleh masyarakat, sehingga tidak bisa dilintasi. Maka, kami baru akan melaksanakan rekayasa lalin," ujar Robby di Jakarta, Sabtu.
Polisi mengimbau masyarakat untuk menghindari beberapa ruas jalan di sekitar lokasi konser. Titik yang diprediksi paling terdampak adalah Jalan Merdeka Selatan, termasuk pintu Gambir dan Jalan Merdeka Timur.
"Kami menginformasikan kepada masyarakat bahwa ada kegiatan tersebut di Monas dan kami mengimbau masyarakat untuk menghindari area ataupun ruas Jalan Merdeka Selatan, termasuk juga pintu Gambir ataupun Merdeka Timur," kata Robby.
Bagi pengunjung yang tetap ingin datang, polisi menyediakan sejumlah kantong parkir di sekitar Monas. Tiga lokasi utama yang dapat digunakan adalah IRTI Monas, kawasan Gambir, dan area parkir Masjid Istiqlal.
Rekayasa lalu lintas ini merupakan langkah antisipasi standar untuk acara besar di ibu kota. Sebelumnya, konser serupa di Monas juga kerap menyebabkan perlambatan arus kendaraan di Jalan Medan Merdeka dan sekitarnya.
Konser malam ini merupakan bagian dari rangkaian pertunjukan Aula Simfonia Jakarta yang rutin menggelar acara di ruang terbuka. Dengan konsep orkestra simfoni dan paduan suara berskala besar, acara ini diharapkan dapat dinikmati masyarakat tanpa biaya tiket masuk.