Ronaldo dan Ronaldinho Meriahkan Pertunjukan Half-Time Final Piala Dunia di New York New Jersey Stadium

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Senin, 20 Juli 2026 | 06:27:31 WIB
Ronaldo dan Ronaldinho melakukan aksi juggling di tengah lapangan New York New Jersey Stadium saat pertunjukan half-time final Piala Dunia.

SUMATERA SELATAN — Pertunjukan setengah waktu final Piala Dunia berubah menjadi panggung spektakuler yang menyatukan legenda sepak bola dan industri musik dunia. Stadion New York New Jersey Stadium bergemuruh saat Ronaldo dan Ronaldinho muncul di tengah atraksi yang sudah dinanti puluhan ribu penonton.

Daftar Bintang yang Tampil: Dari Madonna hingga Duo Samba Brasil

Madonna membuka segmen dengan medley hits lawasnya, disusul penampilan energik BTS yang langsung disambut sorak sorai penggemar K-pop. Justin Bieber dan Shakira bergantian menghibur penonton dengan lagu-lagu yang sudah menjadi anthem olahraga global.

Namun puncak acara terjadi saat dua legenda Brasil, Ronaldo dan Ronaldinho, melenggang ke tengah lapangan dengan bola di kaki. Keduanya melakukan aksi juggling singkat yang memicu nostalgia para pencinta sepak bola.

Keterbatasan Akses: Konten Khusus untuk Pengguna Inggris Raya

Tayangan pertunjukan ini hanya tersedia untuk pengguna di Inggris Raya. Pengguna di lokasi lain, termasuk Indonesia, mendapat pesan "This content is not available in your location" saat mencoba mengakses siaran tersebut. Keterbatasan hak siar regional menjadi penyebab utama blokade ini.

Dampak: Momen Half-Time Paling Berbintang dalam Sejarah Final

Kombinasi artis papan atas dan ikon sepak bola menjadikan half-time show kali ini sebagai yang paling gemerlap dalam sejarah final Piala Dunia. Penyelenggara sengaja meramu elemen musik dan olahraga untuk menciptakan tontotan yang tak terlupakan bagi penonton di stadion maupun pemirsa televisi.

Belum ada konfirmasi apakah pertunjukan ini akan direkam dan dirilis ulang untuk pasar global. Namun, cuplikan amatir yang beredar di media sosial sudah cukup membuat penggemar di luar Inggris Raya merasa penasaran.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: bbc.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top