MUSI BANYUASIN — Rata-rata penduduk usia 25 tahun ke atas di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, hanya menempuh pendidikan selama 8,29 tahun pada 2025, setara dengan kelas VIII. Angka ini berada di bawah rata-rata Provinsi Sumsel (8,91 tahun) dan nasional (9,07 tahun). Meski meningkat dalam lima tahun terakhir, capaian ini menempatkan Musi Banyuasin di posisi kesembilan dari 16 kabupaten/kota di provinsi tersebut.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata lama sekolah (RLS) tertinggi di Sumatera Selatan adalah Kota Palembang dengan 11,25 tahun, disusul Kota Prabumulih (10,37 tahun), Kota Lubuk Linggau (10,15), Kota Pagar Alam (9,78), dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (9,07). Sementara RLS terendah adalah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sebesar 7,42 tahun. Musi Banyuasin berada di urutan ke-9 dengan angka 8,29 tahun.
RLS Musi Banyuasin menunjukkan tren positif: pada 2025 naik 0,34 tahun (4,28%) dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 7,95 tahun. Dalam lima tahun terakhir, kenaikannya mencapai 0,67 tahun atau 8,79%. Meski demikian, capaian itu masih di bawah rata-rata nasional yang pada 2025 mencapai 9,07 tahun.
Angka RLS yang setara kelas VIII menjadi indikator bahwa sebagian besar penduduk Musi Banyuasin belum menuntaskan pendidikan dasar sembilan tahun. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin perlu terus mendorong partisipasi sekolah, terutama untuk jenjang menengah, serta memperkuat akses pendidikan di daerah pedesaan. Perbaikan infrastruktur sekolah dan program beasiswa menjadi langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan dari rata-rata provinsi dan nasional.