SUMATERA SELATAN — Mouse MMO, yang dirancang dengan 12 tombol di panel samping untuk mengakomodasi puluhan skill dalam game seperti World of Warcraft atau Final Fantasy XIV, memiliki potensi yang sama besarnya di luar gaming. Pengguna yang terbiasa dengan shortcut keyboard untuk copy-paste, formula spreadsheet, atau timeline editing bisa mengganti puluhan kombinasi tombol menjadi satu klik ibu jari.
Lewat software pendamping seperti Razer Synapse, Corsair iCUE, atau SteelSeries GG, setiap tombol pada mouse bisa diatur ulang—termasuk tombol DPI. Fitur yang paling berguna adalah application-specific profile: mouse otomatis mendeteksi program yang sedang aktif, lalu menukar fungsi 12 tombol samping sesuai shortcut yang sudah disetel untuk aplikasi tersebut.
Misalnya, saat beralih dari DaVinci Resolve ke Microsoft Excel, tombol yang tadinya berfungsi sebagai "potong" dan "render" bisa langsung berubah menjadi "jumlah" dan "tempel nilai". Pengguna bisa menambahkan modifier key (seperti Shift atau Ctrl) untuk menggandakan jumlah perintah yang bisa diakses dari satu grid tombol.
Beberapa model yang paling banyak digunakan adalah Razer Naga V2 HyperSpeed Wireless (USD 64,99, atau sekitar Rp 1,07 juta), SteelSeries Aerox 9 Wireless (USD 134,99, sekitar Rp 2,23 juta), Corsair Scimitar Wireless Elite SE (USD 113,99, sekitar Rp 1,88 juta), dan Redragon M908 Impact (USD 23,07, sekitar Rp 380 ribu). Logitech G600 yang sudah tidak diproduksi masih bisa ditemukan secara daring dengan harga lebih tinggi karena statusnya yang langka.
Razer Naga menjadi pionir dengan panel 12 tombol yang kemudian ditiru oleh hampir semua merek lain. SteelSeries Aerox 9 menawarkan bobot ringan dengan desain berlubang untuk ventilasi, sementara Redragon M908 menjadi pilihan nilai terbaik dengan harga di bawah Rp 500 ribu.
Mengoperasikan 12 tombol hanya dengan ibu jari memang memerlukan latihan. Bentuk dan tekstur tombol berbeda antar merek—beberapa menggunakan tonjolan karet di tombol tengah sebagai titik acuan agar jari tidak salah tekan. Setelah otot memori terbentuk, pengguna bisa menyelesaikan tugas seperti rough cut video tanpa menyentuh keyboard sama sekali.
Bagi yang sudah menggunakan makro pad seperti Stream Deck, mouse MMO bisa menjadi alternatif yang lebih ringkas karena tidak memakan ruang meja tambahan. Semua perintah yang sering digunakan—copy, paste, undo, formula tertentu—cukup direkam sebagai makro dan ditetapkan ke satu tombol.
Mouse ini paling cocok untuk editor video, desainer grafis, analis data, dan siapa pun yang bekerja dengan banyak shortcut keyboard setiap hari. Bagi pengguna yang hanya berselancar web atau mengetik dokumen biasa, tambahan 12 tombol mungkin tidak memberikan manfaat signifikan. Namun, jika pekerjaan Anda melibatkan tugas repetitif dengan kombinasi tombol kompleks, investasi pada mouse MMO bisa menghemat waktu dan mengurangi ketegangan tangan.