Finishing Mushola Baitul Makfurin Rampung di Hari Ke-16 TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 17:01:31 WIB
Personel TNI dan warga bergotong royong menyelesaikan tahap finishing Mushola Baitul Makfurin pada hari ke-16 TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang.

Program TMMD Ke-129 telah berlangsung 16 hari. Pembangunan mushola menjadi Sasaran 10 yang dikerjakan dengan prioritas kualitas tinggi sebelum diserahkan ke warga.

Finishing Ketat Demi Kenyamanan Jamaah

“Pekerjaan kami fokuskan pada tahap finishing agar hasil pembangunan benar-benar rapi, kuat, dan nyaman digunakan,” ujar Danki Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kapten Inf Pringgo Budi S.

Sebelum memulai pekerjaan, seluruh personel melaksanakan apel pagi untuk menerima arahan dan pembagian tugas. Metode gotong royong antara TNI dan warga menjadi kunci percepatan penyelesaian di lapangan.

Sinergi TNI-Rakyat Jadi Motor Pengerjaan

Kapten Inf Pringgo menambahkan, semangat kebersamaan tidak hanya mempercepat proses fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kunci percepatan penyelesaian sasaran ini,” katanya.

Melalui TMMD Ke-129, Kodim 0418/Palembang tidak sekadar membangun infrastruktur ibadah. Program ini juga menjadi wahana menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat perkotaan.

Target: Mushola Siap Digunakan Usai TMMD

Dengan progres positif, mushola Baitul Makfurin ditargetkan rampung sesuai jadwal penutupan TMMD. Keberadaan mushola ini diharapkan memberikan kenyamanan bagi warga sekitar dalam menjalankan ibadah sehari-hari.

Pengerjaan tahap akhir melibatkan 11 personel TNI dari YonTP 954 yang bekerja bahu-membahu dengan dua orang masyarakat. Meski jumlah warga yang terlibat langsung terbilang sedikit, semangat partisipasi aktif menjadi contoh nyata sinergi sipil-militer di Palembang.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: sumselpost.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top