OKU TIMUR — Basarnas Kantor SAR Palembang menerima laporan kejadian itu pukul 13.00 WIB, sekitar satu jam setelah korban jatuh ke sungai. Tim rescue langsung bergerak ke lokasi untuk memulai operasi pencarian dan pertolongan.
Peristiwa bermula sekitar pukul 11.45 WIB. Rapi Pratama Bin Mustawa sedang bermain di pinggir Sungai Komering bersama dua orang temannya setelah pulang sekolah.
Saat sedang bermain, korban tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke sungai. Kedua temannya sempat berusaha menolong, namun korban yang diketahui tidak bisa berenang langsung terseret arus dan tenggelam.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu langsung melaporkannya kepada Basarnas Kantor SAR Palembang.
Tim SAR Gabungan Dikerahkan ke Lokasi
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan operasi pencarian dilakukan bersama unsur SAR gabungan dengan mengerahkan sarana yang tersedia.
"Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Damkar, BPBD, Pemerintah Desa, serta masyarakat, terus melakukan pencarian dengan penyisiran di atas permukaan air di sekitar lokasi kejadian," kata Raymond.
Penyisiran difokuskan di permukaan air di sekitar titik korban jatuh. Tim bergerak menyusuri aliran sungai hingga radius 3 kilometer ke arah hilir.
Arus Sungai Komering Jadi Kendala Pencarian
Sungai Komering yang melintasi Kecamatan Madang Suku II dikenal memiliki arus cukup deras, terutama di musim penghujan. Kondisi ini mempersulit upaya pencarian korban yang diduga sudah terseret cukup jauh dari titik awal.
Selain menyisir permukaan air, tim SAR gabungan juga menyisir tepian sungai untuk mengantisipasi kemungkinan korban tersangkut di bebatuan atau ranting.
Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan. Operasi pencarian akan dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran.
Warga Diminta Waspadai Aktivitas Anak di Pinggir Sungai
Kejadian ini menambah daftar kecelakaan air yang melibatkan anak-anak di wilayah Sumatera Selatan. Sungai Komering menjadi salah satu lokasi yang kerap dilaporkan terjadi insiden serupa.
Pihak keluarga korban dan warga Desa Riang Bandung masih menunggu hasil pencarian tim SAR gabungan di lokasi kejadian.