MUARA ENIM — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lumut Balai melanjutkan pengeboran sumur kedua dalam pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 melalui Sumur LMB-19.4. Pengeboran dimulai Kamis (17/9) pukul 22.00 WIB dengan menggunakan RIG GDAP#123. Langkah ini menyusul keberhasilan sumur LMB-19.3 yang telah selesai sebelumnya.
Sumur LMB-19.3 Jadi Fondasi Pengeboran Berikutnya
Project Manager Unit 3 & 4, Heri Susanto, menyebut pengeboran LMB-19.4 sebagai kelanjutan dari rampungnya sumur LMB-19.3. Pihaknya menargetkan proses pengeboran sumur kedua ini selesai dalam waktu 40 hari.
"Dimulainya pengeboran sumur kedua LMB-19.4 menjadi kelanjutan dari berhasilnya sumur LMB-19.3 yang telah selesai sebelumnya. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keselamatan seluruh pekerja tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan," ujar Heri Susanto.
Keselamatan Jadi Prioritas di Setiap Tahap Pengeboran
General Manager PGE Area Lumut Balai, Catur Hendro Utomo, menegaskan keselamatan menjadi tujuan utama dalam setiap pelaksanaan pekerjaan. Menurutnya, pencapaian target operasional harus berjalan seiring penerapan budaya keselamatan yang konsisten.
"Tetap, tujuan utama kita adalah keselamatan. Target memang penting, tetapi keselamatan jauh lebih utama. Karena itu, saya berpesan kepada seluruh tim agar selalu bekerja sesuai prosedur, saling menjaga, dan tidak pernah mengabaikan aspek keselamatan dalam kondisi apa pun. Semoga pengeboran LMB-19.4 dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan hasil sesuai yang diharapkan," ujar Catur Hendro Utomo.
PLTP Lumut Balai Unit 3 Ditargetkan Beroperasi Akhir 2030
Pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 direncanakan dapat beroperasi pada akhir 2030. Pengeboran dari LMB-19.3 menuju LMB-19.4 menjadi bagian dari upaya peningkatan pemanfaatan potensi panas bumi di Area Lumut Balai.
Perusahaan menegaskan komitmennya menjalankan setiap tahapan pengembangan panas bumi dengan mengedepankan prinsip Health, Safety, Security and Environment. PGE Area Lumut Balai berharap pengeboran sumur kedua ini berjalan aman dan lancar serta memberi hasil optimal.
Kontribusi PGE terhadap Energi Bersih Nasional
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi panas bumi. Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang 1.932 MW.
Kapasitas tersebut terbagi atas 727 MW yang dioperasikan dan dikelola langsung PGE serta 1.205 MW yang dikelola dengan skema Kontrak Operasi Bersama. Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sekitar 70% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sekitar 10 juta ton per tahun.
Langkah pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 menjadi bagian dari perjalanan PGE memperkuat kontribusi terhadap penyediaan energi bersih dan berkelanjutan bagi Indonesia, sekaligus menunjang agenda dekarbonasi nasional dan target net zero emission 2060.