Target Kursi Golkar Sumsel Naik di Pileg 2029, Bahlil: Konsolidasi dari Desa Jadi Kunci Utama

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 14:20:01 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menghadiri Musda XI DPD Golkar Sumatera Selatan di Palembang, Minggu (2/8/2026).

PALEMBANG — Partai Golkar menargetkan kenaikan kursi pada Pileg 2029 di seluruh tingkatan, mulai dari DPR RI hingga DPRD kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Target itu ditegaskan langsung oleh Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia di hadapan peserta Musda XI DPD Golkar Sumsel, Minggu (2/8/2026).

Bahlil menyebut target ini merupakan keputusan resmi Munas Partai Golkar yang harus dieksekusi oleh seluruh pengurus di daerah.

Target Kenaikan Kursi dari Provinsi hingga Kabupaten/Kota

Berdasarkan data yang disampaikan Bahlil, perolehan kursi Golkar saat ini di DPR RI mencapai 102 kursi. Jumlah tersebut diminta naik, begitu pula dengan kursi DPRD Provinsi Sumsel yang saat ini berjumlah 12 kursi.

"Sudah diputuskan dalam munas, Golkar harus menaikkan kursi. Sekarang 102 kursi (DPR RI), harus dinaikkan menjadi 102 lebih. Termasuk di DPRD Provinsi Sumsel sekarang 12, harus naik di atas 12 kursi. DPRD kabupaten/kota juga harus naik dari 85 kursi," ujarnya.

Bahlil optimistis seluruh wilayah mampu memenuhi target tersebut, termasuk Sumatera Selatan yang dinilai memiliki potensi besar.

Instruksi Ketum: Jangan Bosan Turun ke Lapangan

Menurut Bahlil, konsolidasi partai tidak boleh berhenti setelah Musda selesai. Ia meminta seluruh jajaran segera melanjutkan konsolidasi ke tingkat kabupaten/kota melalui Muscab, hingga ke kecamatan dan desa.

"Konsolidasi jadi kunci. Setelah musda di provinsi ini harus langsung melakukan musda di kabupaten/kota, muscab di kecamatan hingga desa. Infrastruktur ini harus dilakukan," katanya.

Bahlil juga mengingatkan para kader agar tidak hanya pandai berpidato. Ia menegaskan kerja lapangan jauh lebih penting untuk merespons aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya menjadi keputusan politik.

"Kalau itu tidak dilakukan, kita akan ditinggalkan. Saya juga berpesan, agar jangan bosan-bosan melakukan kerja lapangan. Pidato itu penting, tapi pidato tanpa eksekusi itu hampa," tegasnya.

Ia menambahkan, rumus agar partai tetap sehat adalah konsolidasi yang dilakukan setiap hari, bukan hanya saat musim pemilu.

Andie Dinialdie Pimpin Golkar Sumsel, Siap Susun Kepengurusan Modern

Musda XI DPD Golkar Sumsel juga menghasilkan kepemimpinan baru. Andie Dinialdie terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Sumsel periode 2026-2031.

Pasca terpilih, Andie menyatakan akan segera menyusun struktur kepengurusan dan menggencarkan konsolidasi hingga ke akar rumput partai.

"Setelah ini, Golkar di Sumsel akan melakukan konsolidasi dan penguatan di seluruh kabupaten/kota hingga ke desa-desa, karena itu adalah akar rumput partai Golkar. Sesuai arahan ketum juga, kita akan buat susunan kepengurusan yang modern, eksklusif, dan terbuka untuk kader-kader muda," ujarnya.

Andie menegaskan tugas menambah kursi menjadi prioritas utama kepengurusannya. Ia optimistis target tersebut bisa tercapai dengan meningkatkan kualitas sumber daya kader muda sebagai modal utama memajukan Golkar Sumsel.

"Tugas menambah kursi akan menjadi yang utama, dari DPR 3 kursi, DPRD Sumsel 12 kursi, dan DPRD kabupaten/kota 85 kursi, akan kita naikkan. Kita juga ke depan akan meningkatkan kualitas sumber daya kader-kader muda, karena ini akan jadi modal utama memajukan Golkar Sumsel," tukasnya.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top