Gubernur Sumsel Herman Deru Buka Gubernur Sumsel Cup Bulutangkis 2026, Target Lahirkan Atlet Kelas Dunia dari Palembang

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:29:31 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru membuka Gubernur Sumsel Cup Bulutangkis 2026 di Kebon Gede, Palembang, pada 4 Agustus 2026.

PALEMBANG — Sebanyak 318 atlet bulutangkis usia dini dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan berlaga di Gubernur Sumsel Cup Bulutangkis 2026 yang berlangsung di Kebon Gede pada 4–8 Agustus 2026. Kejuaraan ini tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membudayakan olahraga di tengah masyarakat.

Herman Deru menegaskan bahwa pembinaan atlet sejak usia dini adalah kunci utama untuk melahirkan juara. Menurutnya, prestasi tidak bisa diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang dan berkesinambungan sejak anak-anak.

"Rekrutmen anak-anak seperti yang kita saksikan hari ini sangat penting. Dispora provinsi maupun kabupaten/kota harus terus menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah bulutangkis. Di Kudus, anak-anak usia 7 hingga 8 tahun sudah direkrut dan dibina hingga menjadi legenda dan juara dunia. Itu adalah hasil pembinaan sejak usia dini," ujarnya dalam sambutan.

Semangat Olahraga Rakyat dari Lapangan Berbilah Bambu

Gubernur menekankan bahwa bulutangkis adalah olahraga yang melekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Sejak dahulu, masyarakat di berbagai daerah menjadikan bulutangkis sebagai olahraga rakyat, bahkan garis lapangannya kerap dibuat dari bilah bambu.

"Semangat masyarakat bermain bulutangkis sangat tinggi. Bahkan kaki terluka karena bambu penanda lapangan pun tidak menjadi penghalang. Olahraga ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga hiburan sekaligus cara menjaga kesehatan," kata Herman Deru.

Kategori Pertandingan dan Total Hadiah Rp 27 Juta

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Selatan, M. Alfajri Zabidi, menjelaskan kejuaraan ini mempertandingkan tiga kategori utama. Pertama, tunggal usia dini putra dan putri. Kedua, tunggal anak putra dan putri. Ketiga, tunggal pemula putra dan putri.

Peserta datang dari berbagai daerah seperti Palembang, Pagar Alam, Prabumulih, Ogan Ilir, Muara Enim, dan Banyuasin, serta sejumlah kabupaten/kota lainnya. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 27 juta.

"Terima kasih atas dukungannya. Kami akan berupaya maksimal menyelenggarakan kejuaraan ini sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet bulutangkis Sumatera Selatan," ujar Alfajri.

Target Lahirkan Atlet Hebat dari Bumi Sriwijaya

Herman Deru optimistis Sumatera Selatan mampu melahirkan atlet bulutangkis berprestasi apabila memiliki semangat dan pola pembinaan yang sama dengan daerah lain yang sudah terbukti berhasil.

"Kalau Sumsel memiliki spirit yang sama dalam melakukan pembinaan, saya yakin suatu saat akan lahir atlet-atlet hebat seperti Rudi Hartono, Taufik Hidayat, maupun Mohammad Ahsan dari Sumatera Selatan," ungkapnya.

Ia mengapresiasi Dispora Provinsi Sumsel yang memilih bulutangkis sebagai salah satu nomor yang dipertandingkan dalam Gubernur Sumsel Cup 2026. Menurutnya, kejuaraan ini menjadi momentum strategis untuk menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya bisa mengharumkan nama Sumatera Selatan di kancah nasional maupun internasional.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: katanda.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top