PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho memimpin langsung upacara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pelayanan BPKB Prototype Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel. Proyek ini menjadi bagian dari transformasi layanan kepolisian menuju sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) yang terintegrasi.
Pembangunan gedung ini tidak hanya sekadar menambah infrastruktur fisik. Polda Sumsel menekankan bahwa fasilitas modern ini harus berbanding lurus dengan kualitas pelayanan personel di lapangan.
Momen groundbreaking ini sekaligus menjadi ajang serah terima simbolis sertifikat tanah hibah dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Lahan seluas 1,2 hektare tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Pemprov terhadap peningkatan layanan kepolisian.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Drs. H. Edward Candra, M.H., yang mewakili Gubernur, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung modernisasi pelayanan publik.
"Penyerahan sertifikat hibah lahan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendukung peningkatan pelayanan kepolisian. Kami berharap Gedung Pelayanan BPKB Prototype nantinya mampu menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, mudah, nyaman, dan profesional bagi masyarakat Sumatera Selatan," ujarnya.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menegaskan bahwa pembangunan gedung ini merupakan arahan langsung dari Kapolda untuk menghadirkan pelayanan yang humanis. Gedung megah tanpa diikuti integritas personel dinilai tidak akan bermakna bagi masyarakat.
"Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, pembangunan infrastruktur pelayanan harus diikuti dengan peningkatan kualitas pengabdian seluruh personel. Gedung yang modern harus melahirkan pelayanan yang cepat, transparan, profesional, bebas dari praktik pungutan liar, serta didukung empati kepada masyarakat," kata Kombes Pol. Nandang.
Pernyataan ini menjadi sinyal tegas bagi jajaran Satlantas untuk menjauhkan diri dari praktik calo dan pungli yang kerap mencemari layanan pengurusan surat kendaraan.
Di tengah agenda pembangunan infrastruktur, Polda Sumsel juga menyalurkan bantuan sosial berupa 20 unit kontainer kepada masyarakat kurang mampu. Selain itu, bantuan secara simbolis juga diberikan kepada enam tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.
Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel turut menyerahkan kendaraan operasional baru kepada Satlantas Polrestabes Palembang. Langkah ini diambil untuk memperkuat mobilitas personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan lalu lintas di ibu kota provinsi.
Kehadiran Gedung Pelayanan BPKB Prototype diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan administrasi kendaraan yang cepat dan transparan. Proyek ini juga menjadi penopang iklim investasi di Sumatera Selatan melalui kepastian hukum dan pelayanan publik yang lebih baik.