Angka Kemiskinan Sumsel Turun ke 9,5 Persen, Program GSMP Ubah Pola Pikir Warga dari Konsumtif Jadi Produktif

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 20:36:31 WIB
Petugas BPS menunjukkan data penurunan angka kemiskinan Sumatera Selatan menjadi 9,5 persen per Maret 2026 di Palembang, Jumat (13/6/2026).

PALEMBANG — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Sumatera Selatan per Maret 2026 mencapai 869.970 orang. Angka ini berkurang 28.300 jiwa dibandingkan posisi September 2025 yang sebanyak 898.270 orang.

Penurunan ini sekaligus memperbaiki capaian provinsi yang sebelumnya sudah menyentuh angka satu digit. "Kalau pada September 2025 kita sudah menjadi angka satu digit 9,8 persen, maka pada rilis baru ini oleh BPS, angka kemiskinan kita sudah menyentuh 9,5 persen. Jadi ada penurunan sebesar 0,3 persen poin dari angka sebelumnya," kata Edward Candra di Palembang, Jumat.

GSMP Mengubah Kebiasaan Beli Jadi Produksi Sendiri

Edward menjelaskan, kunci keberhasilan penurunan kemiskinan tidak lepas dari perubahan perilaku masyarakat lewat GSMP. Program ini dinilai berhasil menggeser kebiasaan warga dari sekadar membeli kebutuhan pangan menjadi memproduksinya sendiri.

"Yang sebelumnya konsumtif menjadi produktif dengan memanfaatkan lahan pekarangan, menanam tanaman sederhana yang bisa memenuhi kebutuhan keluarga," ujarnya.

Pemanfaatan lahan pekarangan ini secara langsung mengurangi pengeluaran harian rumah tangga. Masyarakat tidak lagi bergantung penuh pada pasar untuk kebutuhan dapur sehari-hari.

Perisai Saat Harga Pangan Bergejolak

Manfaat lain dari program ini adalah ketahanan ekonomi saat harga komoditas pangan berfluktuasi. Ketika harga kebutuhan pokok naik, warga yang sudah mandiri pangan tidak terlalu terdampak karena kebutuhan dasarnya tercukupi dari pekarangan sendiri.

"Program tersebut juga dinilai memberikan manfaat dalam menghadapi fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat," jelas Edward.

Target Penurunan Terus Dikebut Tanpa Patokan Kaku

Soal target ke depan, pemerintah provinsi tidak memasang angka spesifik untuk setiap periode. Fokus utama tetap pada penguatan program-program yang sudah berjalan dan terbukti efektif menekan angka kemiskinan.

Edward menegaskan pihaknya akan terus berupaya menekan angka kemiskinan melalui berbagai program bersama para pemangku kepentingan. "Penurunan tersebut menunjukkan dampak positif dari berbagai program yang telah dilaksanakan pemerintah daerah," katanya.

Dengan tren penurunan yang konsisten, Sumatera Selatan kini berada di jalur yang tepat untuk terus memperbaiki kesejahteraan warganya, terutama di tengah tekanan ekonomi nasional yang masih dinamis.

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top