Sumur Bor TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang Rampung, Jadi Andalan Air Bersih Pesantren di Sumsel

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:27:31 WIB
Sumur bor TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang rampung dan siap difungsikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan pesantren Sumatera Selatan.

PALEMBANG — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang memasuki tahap akhir pengerjaan sumur bor yang ditujukan bagi fasilitas pendidikan keagamaan. Program yang berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 ini memastikan sarana air tersebut siap difungsikan sebelum diserahkan kepada pengelola.

Finishing dan pengecekan terus dilakukan terhadap fasilitas sumur bor tersebut. Langkah ini diambil agar sarana air yang dibangun benar-benar berfungsi optimal saat dimanfaatkan oleh pengelola dan masyarakat setempat.

Kebutuhan Air bagi Aktivitas Santri dan Warga

Keberadaan sumur bor dinilai krusial untuk menunjang kegiatan harian di lingkungan pendidikan keagamaan. Air tidak hanya diperlukan untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi kebutuhan pokok bagi para santri, pengelola, dan masyarakat di sekitar lokasi.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menegaskan pentingnya memastikan setiap bangunan yang telah dikerjakan memberikan dampak nyata. "Kita ingin apa yang dibangun melalui TMMD benar-benar memberikan manfaat. Karena itu, menjelang penutupan seluruh sasaran kita cek kembali agar hasilnya maksimal," ujarnya.

Lima Sumur Bor dan Sasaran Fisik Lainnya

Pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-129 yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Secara keseluruhan, program ini mencakup pembangunan lima sumur bor di wilayah sasaran Kodim 0418/Palembang.

Selama 30 hari pelaksanaan, personel Satgas bekerja bahu-membahu dengan warga. Proses pengerjaan ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kedekatan antara prajurit dengan masyarakat.

Selain sumur bor, sasaran fisik lainnya meliputi pembangunan jalan sepanjang 750 meter, parit, enam titik gorong-gorong, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pos kamling, serta fasilitas MCK.

Manfaat Jangka Panjang bagi Generasi Muda

Bagi pengelola dan masyarakat di lingkungan pendidikan keagamaan, tersedianya sumber air diharapkan memberi kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Lebih dari sekadar bangunan fisik, sumur bor ini diharapkan menjadi fasilitas yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Perhatian khusus diberikan pada generasi muda yang menjalani aktivitas pendidikan dan keagamaan di lingkungan tersebut. Dengan adanya akses air yang memadai, proses belajar mengajar dan kegiatan keagamaan dapat berjalan lebih lancar.

Menjelang penutupan, Satgas terus menyempurnakan seluruh pekerjaan agar fasilitas yang telah dibangun dapat diserahkan dalam kondisi baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: sumselindependen.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top