PALEMBANG — Suasana berbeda terlihat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang saat kedatangan Kajati Sumsel Nurcahyo J.M. bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumatera Selatan, Hanny Nurcahyo. Alih-alih seremoni formal, penyambutan justru diwarnai suguhan Tari Tanggai, tarian selamat datang khas masyarakat Palembang.
Nurcahyo J.M. juga menerima pemasangan tanjak dan selendang sebagai simbol kehormatan bagi tamu yang baru tiba di Sumatera Selatan. Prosesi adat ini berlangsung di hadapan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Kejati Sumsel, serta Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU).
Setelah rangkaian penyambutan di bandara, rombongan langsung bergerak menuju Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Di lobi depan kantor, Nurcahyo disambut para Asisten, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Sumatera Selatan, para Koordinator, serta seluruh pegawai Kejati Sumsel dan anggota IAD Wilayah Kejati Sumsel.
Tanpa membuang waktu, Kajati Sumsel langsung menggelar briefing bersama para Asisten, Kajari se-Sumsel, Koordinator, dan Kabag TU. Pengarahan ini menjadi langkah awal untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat soliditas internal jajaran kejaksaan di Sumatera Selatan.
"Usai penyambutan, Kajati Sumsel langsung melaksanakan briefing kepada seluruh Asisten, para Kajari se-Sumsel, Koordinator, dan Kabag TU untuk memberikan pengarahan dan bimbingan agar kinerja dapat dioptimalkan," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel Iwan Setiadi, S.H., M.H.
Briefing yang digelar pada hari pertama kedatangan ini bukan sekadar seremonial. Nurcahyo menekankan pentingnya optimalisasi kinerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab institusi. Arahan tersebut dinilai krusial untuk memastikan pelaksanaan tugas kejaksaan berjalan efektif dan profesional.
Penekanan pada soliditas internal ini menjadi sinyal kuat bahwa koordinasi antarwilayah akan menjadi prioritas kepemimpinan Nurcahyo di Sumatera Selatan. Seluruh Kajari yang hadir diminta untuk menerjemahkan arahan tersebut ke dalam program kerja di masing-masing daerah.
Melalui pertemuan ini, Kajati Sumsel ingin memastikan bahwa seluruh jajaran mampu memberikan pelayanan hukum yang semakin baik kepada masyarakat. Penguatan sinergi antarlembaga, khususnya dengan Forkopimda, juga menjadi agenda yang ditekankan sejak hari pertama.
Kedatangan Nurcahyo J.M. bersama Ketua IAD Wilayah Sumsel ini sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan tugas dan koordinasi bersama jajaran Kejati Sumsel di wilayah hukum Sumatera Selatan. Publik akan mengawasi bagaimana kebijakan pertama Kajati baru ini berdampak pada penegakan hukum di provinsi tersebut.