Gubernur Sumsel Herman Deru Resmikan Pabrik CPO Milik KUD Sejahtera di Musi Banyuasin, Targetkan Hilirisasi Kopi Pagar Alam

Penulis: Nasrul Effendi  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:45:02 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meresmikan pabrik pengolahan kelapa sawit milik KUD Sejahtera di Musi Banyuasin.

MUSI BANYUASIN — Pabrik pengolahan kelapa sawit milik KUD Sejahtera di Kabupaten Musi Banyuasin resmi beroperasi dan disebut sebagai model hilirisasi berbasis koperasi. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa kehadiran pabrik ini membuktikan koperasi mampu bertransformasi menjadi pelaku usaha modern, bukan sekadar lembaga simpan pinjam.

Peresmian yang digelar di Dusun III, Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman itu turut dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, Wakil Menteri Koperasi Faridah Farichah, serta Bupati Musi Banyuasin M. Toha Tohet. Kehadiran pejabat pusat dinilai sebagai sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap penguatan koperasi di era Presiden Prabowo Subianto.

Koperasi Bukan Lagi Usaha Kecil-Kecilan

"Di Sumatera Selatan, tepatnya di Kabupaten Musi Banyuasin, KUD Sejahtera dengan berani menunjukkan kemampuannya melalui peresmian unit usaha pabrik kelapa sawit. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi koperasi-koperasi lainnya untuk terus berkembang," ujar Herman Deru dalam sambutannya.

Menurutnya, pembangunan koperasi tidak boleh berhenti pada infrastruktur semata. Kualitas sumber daya manusia menjadi tantangan berikutnya agar koperasi mampu bersaing di era digital. Karena itu, Herman Deru menginstruksikan seluruh sekolah di Sumatera Selatan untuk mengintegrasikan materi perkoperasian ke dalam mata pelajaran yang relevan.

Koperasi Masuk Kurikulum Sekolah di Sumsel

Kebijakan ini merupakan langkah awal menuju penerapan koperasi sebagai muatan lokal (mulok). Harapannya, generasi muda memahami koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan sejak dini. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pendidikan tersebut.

Ferry juga mengapresiasi Pabrik CPO KUD Sejahtera sebagai model hilirisasi sawit yang mampu meningkatkan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan memperkuat kelembagaan koperasi. Apresiasi serupa disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman yang menilai perputaran ekonomi nasional harus dimulai dari desa melalui koperasi.

Setelah Sawit, Giliran Kopi Gunung Dempo

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tidak berhenti pada kelapa sawit. Herman Deru menyatakan komitmennya mendorong hilirisasi kopi, mengingat provinsi ini merupakan salah satu sentra penghasil kopi robusta, arabika, dan liberika terbesar di Indonesia. Komoditas yang bakal didorong adalah kopi dari kawasan Gunung Dempo, Kota Pagar Alam.

Rencana tersebut mendapat dukungan langsung dari Kepala Staf Kepresidenan. Dudung menilai pengembangan hilirisasi kopi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat. Dengan adanya proses pengolahan di daerah, petani tidak hanya berperan sebagai penghasil bahan baku, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi yang lebih besar.

Program Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Desa

Dudung menambahkan, program Koperasi Merah Putih merupakan arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat ekonomi rakyat sekaligus menekan harga di pasaran. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan mampu mengembalikan peran koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

Herman Deru berharap dukungan pemerintah pusat terus berlanjut sehingga koperasi dapat menjadi penggerak utama hilirisasi komoditas rakyat. Ia menilai penguatan desa sebagai pusat kegiatan ekonomi menjadi kunci agar koperasi semakin kuat dan memiliki daya saing.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: halosumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top