SUMATERA SELATAN — Upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi tingkat Kabupaten Jombang berlangsung khidmat sejak pukul 07.15 WIB. Inspektur upacara, Bupati Warsubi, berjalan kaki dari Pendopo Kabupaten menuju lokasi upacara dengan didampingi Wakil Bupati Salmanudin serta jajaran Forkopimda.
Momen paling dinanti publik terjadi saat Komandan Kompi Letda Lek Brian Aji Surya Wijaya Sakti memimpin Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) memasuki lapangan. Pasukan bergerak presisi membentuk sudut lima atau Formasi Bintang, yang dimaknai sebagai simbolisasi nilai-nilai Pancasila.
"Formasi ini simbol tekad generasi muda Jombang menggantungkan cita-cita setinggi langit, dengan Pancasila sebagai cahaya," ujar seorang pelatih usai upacara.
Pengibaran Sang Saka Merah Putih berjalan lancar. Juwita Ayu Nareswarie dari MAN 6 Jombang bertugas sebagai pembawa baki, didampingi tiga petugas trisula: Andhika Gilang Achmadanu (SMK Dwija Bhakti 2), Rendy Ade Pratama (SMAN Ploso), dan Brian Ahmad Ibrahim (MAN 5 Jombang).
Selain remisi, Bupati juga memberikan piagam penghargaan kepada tim pelatih Paskibraka 2026 atas dedikasi mereka melatih para siswa selama berbulan-bulan. Penerima penghargaan antara lain Komandan Pelatih AKP Tommi Hermanto, Wakil Komandan Pelatih Pelda Erwan Subiantoro, Koordinator Pelatih Aipda Siono, serta jajaran pelatih dari Sertu M. Ubasir, Sertu Endro Ariwibowo, Serka Gatot Adi, Serma Rizal R., Serma Bambang Supriyanto, dan Aipda Bambang Wiyono.
Danki Letda Lek Brian Aji Surya Wijaya Sakti dan Ipda Ismail Marzuki beserta pasukan pengawal turut menerima penghargaan serupa.
Usai upacara di Alun-Alun, Bupati dan Forkopimda melanjutkan agenda dengan menyaksikan Upacara Detik-Detik Proklamasi dari Istana Negara secara virtual di Ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang.
Pesan reflektif menutup peringatan tahun ini: kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat kerja nyata, menjaga persatuan, dan mengulurkan tangan bagi sesama.