IHSG Tertekan di 6.401,88 Sepanjang Pekan Lalu, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:03:01 WIB
IHSG ditutup melemah ke level 6.401,88 pada akhir pekan lalu, dengan volume perdagangan tercatat 177,7 miliar saham.

SUMATERA SELATAN — Posisi IHSG pada akhir pekan lalu nyaris berada di titik terendahnya. Data BEI menunjukkan indeks sempat menyentuh level 6.230,09, sementara level tertingginya tercatat 6.462,7 pada sesi siang Jumat. Sepanjang pekan, volume perdagangan tercatat sebanyak 177,7 miliar saham dengan frekuensi transaksi 10,59 juta kali.

Tiga Sektor Utama Jadi Biang Kerok Pelemahan IHSG

Sektor perindustrian menjadi pemberat utama dengan penurunan signifikan 5,14% secara mingguan. Disusul saham konsumen primer yang melemah 1,98% dan saham konsumen non-primer yang turun 1,85%.

Tekanan jual yang cukup masif ini membuat indeks kesulitan mempertahankan momentum penguatannya. Namun, kondisi ini justru membuka peluang bagi investor untuk mencermati saham-saham yang masih menunjukkan kekuatan tren.

Strategi Membaca Peluang di Tengah Tekanan Pasar

Koreksi IHSG tidak serta-merta menghapus potensi keuntungan di pasar. Analis teknikal biasanya memanfaatkan momen pelemahan ini untuk mengidentifikasi saham-saham yang mampu bertahan di atas level support kuncinya, atau bahkan menunjukkan pola bullish lebih awal dibandingkan indeks.

Fokus utama tetap pada saham-saham dengan fundamental kuat dan volume transaksi yang sehat. Saham-saham yang bergerak uptrend cenderung memiliki resistensi yang lebih solid, sehingga peluang rebound-nya lebih terbuka ketika sentimen pasar membaik.

Apa yang Perlu Dicermati Investor pada Sesi Selasa?

Pergerakan IHSG hari ini akan sangat dipengaruhi oleh sentimen global dan aksi investor asing. Data net buy atau net sell asing pada perdagangan sebelumnya menjadi indikator penting untuk mengukur kepercayaan pasar.

Selain itu, perhatikan pergerakan nilai tukar rupiah dan harga komoditas global. Kedua variabel ini kerap menjadi katalis pergerakan saham-saham sektor komoditas dan perbankan di bursa Indonesia. Investor disarankan untuk tetap disiplin pada level support dan resistance masing-masing saham pilihan.

Investasi mengandung risiko. Selalu lakukan analisis fundamental dan teknikal mandiri sebelum mengambil keputusan.

Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: bloombergtechnoz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top