SUMATERA SELATAN — Peluncuran program ini berlangsung di Halaman Kantor Bupati Seluma, melibatkan 4 Puskesmas untuk layanan langsung di lokasi. Sementara 18 Puskesmas lainnya menjalankan kegiatan serupa di wilayah masing-masing secara bersamaan. Wakil Bupati Seluma, Gustianto, menegaskan bahwa ini adalah instruksi langsung dari Presiden RI.
"Jadi cek kesehatan gratis ini merupakan program dari Bapak Presiden. Mangkanya juga kita laksanakan di Seluma," ucap Gustianto saat peresmian.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Seluma, Sri Yulia Ningsih, memaparkan bahwa setiap Puskesmas menargetkan 100 orang peserta pemeriksaan per hari. Dengan total 22 Puskesmas, potensi masyarakat yang terlayani dalam satu hari pelaksanaan mencapai angka yang signifikan.
"Untuk hari ini kami menargetkan satu Puskesmas 100 orang yang di CKG. Kita ada 22 Puskesmas," ungkap Sri Yulia Ningsih.
Program ini dirancang untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini, mencegah komplikasi kronis, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Yang menarik, jangkauannya tidak berhenti di tingkat kecamatan — pemerintah kabupaten berencana menggerakkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan layanan ini sampai ke desa-desa.
"Nantinya kegiatan ini akan sampai ke tingkat bawa, ke tingkat desa dan setiap OPD akan menggerakan cek kesehatan gratis ini," tutup Gustianto.
Meski target harian sudah jelas, belum ada informasi resmi mengenai jenis pemeriksaan apa saja yang termasuk dalam paket CKG ini — apakah hanya tensi darah dan gula darah, atau mencakup pemeriksaan laboratorium lanjutan seperti kolesterol dan fungsi ginjal.
Selain itu, durasi program yang hanya berjalan sekitar 25 hari (18 Agustus – 11 September 2026) terbilang singkat untuk menjangkau seluruh desa di Kabupaten Seluma. Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini disarankan segera mengunjungi Puskesmas terdekat di wilayah masing-masing.
Untuk jadwal pasti kunjungan ke tingkat desa, warga bisa memantau pengumuman resmi dari Dinas Kesehatan Seluma atau menghubungi Puskesmas setempat.