Toyota Fortuner Terjun ke Jurang Cubluk Wonogiri, Gagal Manuver di Tanjakan RM Saung Gunung

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:18:31 WIB
Petugas mengevakuasi Toyota Fortuner yang terjun ke jurang sedalam tiga meter di Lingkungan Cubluk, Wonogiri, Kamis (20/8/2026).

SUMATERA SELATAN — Kecelakaan tunggal itu berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB di Lingkungan Cubluk, RT 4 RW 4. Korban berinisial F (42) dilarikan ke IGD RSUD Wonogiri setelah benturan menyebabkan luka terbuka di kepala, sementara pengemudi W (38) selamat tanpa cedera.

Manuver Mundur di Tanjakan Berujung Terguling

Kapolsek Wonogiri Kota Iptu Pradana Dwi Atmaja menjelaskan, Fortuner melaju dari arah timur atau Perempatan Gudangseng menuju kawasan barat. Begitu tiba di lokasi, pengemudi bermaksud berbelok ke kanan untuk masuk ke jalan menanjak menuju rumah makan.

Kendaraan gagal melewati akses tanjakan tersebut. Pengemudi kemudian mencoba memundurkan mobil, tetapi laju kendaraan justru tak terkendali dan bergerak mundur menuju sisi jurang.

"Saat kendaraan dimundurkan, situasi justru berubah menjadi tak terkendali. Mobil diduga kehilangan kendali hingga bergerak mundur menuju sisi jurang," kata Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, Kamis (20/8/2026).

Fortuner Terjungkal Satu Kali Sebelum Berhenti di Dasar Jurang

Unit SUV tersebut terguling ke belakang satu kali sebelum akhirnya berhenti di dasar jurang sedalam kurang lebih tiga meter. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi korban sekaligus mengamankan area sekitar.

Proses evakuasi kendaraan dari dasar jurang juga dibantu personel di lapangan. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat diatur agar penanganan kecelakaan tidak mengganggu pengguna jalan lain.

Polisi Masih Mendalami Penyebab Pasti Kecelakaan

Dari pemeriksaan awal, dugaan sementara kecelakaan dipicu pengemudi yang kehilangan kendali saat melakukan manuver di medan menanjak. Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan dokumen kendaraan untuk kepentingan penyelidikan.

"Personel kami segera melakukan evakuasi dan pengamanan di lokasi untuk memastikan proses penanganan kecelakaan berjalan aman serta tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya," jelas AKP Anom Prabowo.

Catatan Keselamatan Berkendara di Jalan Menanjak

Insiden ini menjadi pengingat akan risiko manuver di tanjakan, terutama saat kendaraan harus berhenti atau bergerak mundur. Pengemudi perlu memastikan posisi kendaraan benar-benar aman sebelum melakukan manuver, termasuk memanfaatkan rem tangan untuk menahan laju mobil.

Untuk akses jalan sempit dengan kemiringan curam, disarankan memastikan ruang cukup sebelum memutuskan berbelok. Jika ragu, lebih baik menunggu bantuan atau memilih jalur alternatif daripada memaksakan manuver yang berisiko.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: joglosemarnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top