SUMATERA SELATAN — Google resmi meluncurkan Pixel 11 Pro Fold, tetapi perangkat ini langsung dihadapkan pada persaingan yang sulit. Dalam pengujian awal yang dilakukan oleh Ben Schoon, Senior Editor 9to5Google, foldable ini disebut sebagai pilihan keempat terbaik di pasaran saat ini. Posisinya berada di bawah Samsung Galaxy Z Fold 8, Fold 8 Ultra, dan Motorola Razr Fold, setidaknya untuk pasar Amerika Serikat.
Setelah digunakan selama sepekan, kesan pertama yang muncul justru berubah dari harapan menjadi kekecewaan. Perangkat ini dinilai tertinggal beberapa generasi dari kompetitornya dan tidak memiliki keunggulan yang jelas untuk bersaing.
Kualitas material dan tingkat presisi perakitan menjadi kelemahan paling terlihat. Google dinilai tertinggal dua tahun dari kompetisi dalam hal ini. Ketebalan bodi yang hampir sama dengan Galaxy Z Fold 8, tidak membuatnya terasa lebih nyaman digenggam.
Desain Pixel 11 Pro Fold yang sedikit kaku tidak membantu. Perbedaan ketebalan pada dua sisi layar juga terasa aneh, meski menghasilkan tonjolan kecil yang tidak terlalu mengganggu. Kamera dan lipatan layar hanya memunculkan keluhan ringan, tidak cukup signifikan untuk dianggap masalah besar.
Keluhan terbesar selama pengujian adalah daya tahan baterai. Kapasitas 4.700 mAh yang dimiliki Pixel 11 Pro Fold tidak mampu bersaing dengan foldable modern lainnya. Galaxy Z Fold 8 yang kapasitasnya tidak jauh berbeda, bisa bertahan sehari penuh berkat efisiensi chip Snapdragon dan layar yang lebih kecil.
Pixel 11 Pro Fold justru sering masuk mode hemat baterai pada pukul 19.00. Beberapa hari pengujian bahkan mengharuskan pengisian daya di waktu tersebut. Fitur "Extreme Charging Mode" memang bekerja sesuai namanya, memberikan pengisian cepat yang lebih baik dari generasi sebelumnya, tetapi tidak cukup untuk menutupi kekurangan kapasitas baterai.
Kabar baiknya, daya tahan baterai menunjukkan perbaikan dari hari ke hari. Kemungkinan besar perangkat mulai belajar pola penggunaan pengguna.
Unit review pertama yang digunakan mengalami dugaan cacat pada engsel, berupa bunyi "klik" kecil saat dibuka. Unit tersebut telah diganti dan belum diketahui apakah masalah ini akan terjadi pada unit ritel yang dijual ke konsumen.
Hasil pengujian lengkap akan dipublikasikan pekan depan. Sementara itu, kesan pertama terhadap Pixel 11 Pro Fold tidak cukup baik untuk merekomendasikannya di tengah persaingan foldable yang semakin ketat.