Polsek Sanga Desa bersama kelompok tani (poktan) dan warga memanen 3 ton jagung di lahan seluas 3 hektare di Desa Jud 1, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Jumat (21/8) pagi. Panen ini merupakan hasil dari program penanaman jagung yang digagas kepolisian sejak Mei 2026 untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
MUBA — Aparat kepolisian dari Polsek Sanga Desa turun langsung ke sawah mendampingi petani memanen jagung. Kegiatan berlangsung di lahan produktif Desa Jud 1 yang selama ini menjadi salah satu sentra pertanian di Kecamatan Sanga Desa.
Kapolsek Sanga Desa IPTU Harun Suardi mengatakan, hasil panen kali ini mencapai 3 ton jagung dengan kualitas baik. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak sejak proses penanaman hingga perawatan tanaman.
Harun menjelaskan, program tanam jagung ini merupakan wujud dukungan institusi Polri terhadap misi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam sektor penguatan pangan. Pihaknya sengaja melibatkan poktan dan masyarakat agar manfaatnya dirasakan langsung oleh petani.
"Alhamdulillah, pada hari ini kami berhasil memanen dengan hasil sebanyak 3 ton jagung dalam kualitas baik," ungkap Harun kepada kantor berita KRSumsel di sela kegiatan, Jumat (21/8).
Dia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan membantu meningkatkan hasil panen dan pendapatan bagi para poktan di wilayah tersebut. Polsek Sanga Desa berkomitmen mendampingi petani tidak hanya saat panen, tetapi juga sejak masa tanam.
Kegiatan panen berlangsung lancar dan dihadiri sejumlah unsur terkait. Tampak hadir Kanit Samapta Polsek Sanga Desa IPDA Edyson, Ps Kanit Binmas AIPDA Tulus Ade, Babinsa SERKA Sandriadi, serta Kasi Trantib Kecamatan Sanga Desa Ahmad Yani.
Koordinator BPP Sanga Desa Danida Sulueka, Kades Jud 1 Bustamir, Kades Jud 2 Hartadinata, dan Kades Ngulak 2 Yuskenedi juga ikut serta dalam panen raya tersebut. Pendampingan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sanga Desa Resta turut memastikan kualitas hasil panen sesuai standar.
Ketua Poktan Pemalang Melintang Ramdhoni bersama anggota tampak antusias mengumpulkan jagung yang siap dijual. Kehadiran Bhabinkamtibmas BRIPTU Rigen Hartono memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.
Harun menegaskan, hasil panen yang baik ini membuktikan bahwa kerjasama yang harmonis antara kepolisian, TNI, pemerintah desa, dan petani mampu menghasilkan produktivitas pertanian yang optimal. Dia berharap program serupa bisa terus berlanjut di musim tanam berikutnya.
"Ini adalah bentuk dukungan institusi Polri khususnya Polsek Sanga Desa bagi ketahanan pangan nasional," tutupnya.
Dengan luas lahan 3 hektare dan hasil 3 ton jagung, produktivitas lahan di Desa Jud 1 tercatat sekitar 1 ton per hektare. Angka ini dinilai cukup baik untuk tanaman jagung di lahan tadah hujan, terlebih dengan pendampingan intensif dari penyuluh pertanian setempat.