231 Personel US Army Tiba di Palembang untuk Latgabma Super Garuda Shield 2026 di Baturaja

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:18:02 WIB
personel US Army tiba di Palembang untuk mengikuti Latgabma Super Garuda Shield 2026 di Baturaja.

PALEMBANG — Sebanyak 231 personel Tentara Amerika Serikat (US Army) mendarat di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (25/8/2026). Kedatangan mereka dalam rangka mengikuti Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2026.

Personel US Army tiba menggunakan pesawat Boeing 777-200 (twin jet) milik maskapai Omni Air International di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Jadwal Latihan di Puslatpur Baturaja

Latgabma Super Garuda Shield 2026 dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus hingga 11 September 2026. Lokasi latihan berada di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Latihan militer gabungan ini melibatkan personel dari kedua negara dengan berbagai skenario operasi militer. Kedatangan personel US Army menjadi bagian dari persiapan awal sebelum pelaksanaan latihan dimulai.

Pengamanan dan Persiapan di Sumatera Selatan

Kedatangan personel militer asing dalam jumlah besar tentu menjadi perhatian tersendiri bagi aparat keamanan setempat. Langkah pengamanan melibatkan koordinasi antara TNI, kepolisian, dan instansi terkait di lingkungan Bandara SMB II Palembang serta jalur menuju lokasi latihan.

Bandara SMB II Palembang menjadi pintu masuk utama rombongan sebelum mereka bergerak menuju Puslatpur Baturaja yang berjarak cukup jauh dari ibu kota Sumatera Selatan tersebut.

Latgabma Super Garuda Shield: Latihan Militer Tahunan

Super Garuda Shield merupakan latihan gabungan tahunan antara TNI dan US Army yang sudah berlangsung beberapa tahun terakhir. Latihan ini dirancang untuk memperkuat interoperabilitas, strategi, dan taktik militer kedua negara.

Pelaksanaan di Puslatpur Baturaja menandakan area tersebut menjadi salah satu lokasi strategis untuk latihan tempur tingkat lanjut. Kegiatan ini juga menjadi ajang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara prajurit kedua negara.

Seluruh rangkaian latihan dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih dua pekan. Masyarakat di sekitar lokasi latihan diharapkan tetap tenang dan tidak terganggu dengan aktivitas militer yang berlangsung.

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top