Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang memfasilitasi konsolidasi strategis 97 pengawas madrasah dari 16 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Agenda ini bertujuan menyelaraskan persepsi sekaligus merumuskan standar pengawasan mutu pendidikan Islam yang komprehensif di wilayah tersebut.
PALEMBANG — Sebanyak 97 pengawas madrasah dari 16 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan mengikuti konsolidasi strategis di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang. Kegiatan ini digelar untuk menyelaraskan persepsi dan merumuskan standar pengawasan mutu pendidikan Islam yang lebih terarah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumatera Selatan Syafitri Irwan di Palembang, Rabu, menegaskan bahwa pengawas memiliki peran krusial dalam mengawal setiap satuan pendidikan di daerah.
Syafitri Irwan mengapresiasi tinggi sinergi antarlembaga yang terjalin dalam konsolidasi tersebut. Menurutnya, pengawas bukan sekadar aparat kontrol, melainkan garda terdepan peningkatan mutu pendidikan.
“Pengawas madrasah merupakan motor penggerak inovasi, konsultan pembelajaran, sekaligus mentor utama bagi para kepala madrasah dan guru dalam mendongkrak kualitas serta profesionalisme pengelolaan madrasah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendampingan yang dilakukan pengawas menentukan arah pengembangan tiap madrasah di Sumatera Selatan. Karena itu, kapasitas mereka harus terus diperkuat.
Dukungan senada diutarakan Anggota Komisi VIII DPR RI Mohd. Iqbal Romzi. Ia menilai penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) para pengawas menjadi kunci krusial dalam mengakselerasi transformasi madrasah.
“Komisi VIII DPR RI terus berkomitmen mengawal kebijakan serta pengalokasian dukungan strategis yang berpihak pada peningkatan kapasitas pengawas maupun pemenuhan sarana pendidikan madrasah di Sumatera Selatan,” tegas Iqbal.
Iqbal menjelaskan, pengawasan yang terarah dan terukur akan memastikan fungsi madrasah berjalan optimal. Ia menyebut madrasah tidak hanya sebagai wadah menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter luhur serta arena pengembangan potensi diri yang ramah bagi peserta didik.
Melalui agenda kerja intensif di BDK Palembang ini, seluruh pengawas diharapkan mampu menghasilkan rumusan program kerja strategis. Rumusan itu nantinya diimplementasikan secara merata di seluruh jajaran madrasah wilayah Sumatera Selatan.
Kegiatan ini menjadi momentum penyamaan visi antar pengawas lintas kabupaten dan kota. Dengan standar yang sama, kualitas pengawasan madrasah di Sumatera Selatan diharapkan meningkat signifikan.