Barry Keoghan Bintangi Film Indie Irlandia Lemonade di Sela Syuting The Beatles

Penulis: Nasrul Effendi  •  Kamis, 10 September 2026 | 19:02:02 WIB
Aktor Barry Keoghan terlibat dalam film indie Irlandia "Lemonade" di sela syuting biopik The Beatles.

SUMATERA SELATAN — Barry Keoghan bukan nama yang mudah didapat untuk produksi film berbudget kecil. Tapi sutradara Kim Bartley berhasil membawanya masuk ke "Lemonade", debut film naratifnya, dengan cara yang jauh dari rumit. Ia hanya perlu memenuhi satu syarat: jangan sentuh rambut Keoghan.

Syarat itu muncul karena aktor asal Dublin tersebut datang hampir langsung dari set biopik The Beatles arahan Sam Mendes. Rambutnya saat itu masih bergaya mop-top khas Ringo Starr, dan ia harus kembali ke set itu sepekan setelah syuting "Lemonade" rampung.

Awal Mula Keoghan Terlibat di Lemonade

"Lemonade" sebenarnya bermula sebagai proyek tanpa naskah. Bartley, yang sebelumnya dikenal sebagai pembuat film dokumenter, tengah mengembangkan cerita tentang seorang remaja Dublin yang keluar dari sistem asuh dan berjuang menyatukan kembali keluarganya. Dalam proses riset itu, ia menemukan fakta bahwa Keoghan pernah menjadi anak asuh di Dublin.

Bartley lalu mengirim naskah kepada Keoghan, berharap aktor tersebut mau menjadi produser eksekutif. Respons yang datang di luar dugaan.

"Saya tidak pernah bermimpi memintanya berakting, karena saya belum pernah membuat drama dan budgetnya sangat kecil," kata Bartley. "Jadi saya kirim naskah untuk bertanya apakah dia mau jadi produser eksekutif, dan dia menjawab: 'Saya mau jadi produser eksekutif kalau kamu biarkan saya memainkan peran itu.' Luar biasa."

Peran Pekerja Sosial dan Kedekatan dengan Kisah Pribadi

Keoghan memerankan seorang pekerja sosial, sosok krusial dalam perjalanan remaja yang diperankan Lewis Brophy. Brophy sendiri merupakan aktor muda yang tengah menanjak, berasal dari kawasan Dublin yang sama dengan Keoghan. Ia juga mantan petinju amatir muda yang mengidolakan Keoghan sejak kecil.

Beberapa tahun sebelum produksi, Brophy pernah mengirim pesan langsung ke Keoghan lewat Instagram, menyatakan ingin mengikuti jejaknya sebagai aktor. Keoghan, yang dikenal tidak segan menghubungi sutradara yang ia kagumi lewat jalur serupa, membalas pesan itu.

"Saat pertama kali kami audisi Brophy, kami tidak menyebut bahwa Barry terlibat, dan ketika dia tahu, momennya luar biasa, seperti lingkaran yang penuh," ujar Bartley.

Kesamaan yang Tak Disengaja

Bartley mengaku tidak tahu latar belakang Keoghan sebelum mengerjakan "Lemonade". Kemiripan antara detail cerita dan pengalaman hidup aktor itu muncul secara alami, termasuk soal bagaimana Keoghan dulu menjaga adiknya dan hubungannya dengan pekerja sosial yang berusaha mempertemukan mereka.

"Saya rasa itu pertama kalinya dia mengerjakan sesuatu yang begitu dekat dengan dirinya, dan sekaligus membantunya memproses hal-hal yang sempat terlupakan. Banyak hal mulai kembali ke ingatannya selama syuting," kata Bartley.

Keoghan sendiri menyampaikan kepada Variety melalui Bartley bahwa keterlibatannya di film ini memberinya "rasa penutup dan pemahaman yang indah tentang sistem asuh."

Simbol Rubah dan Momen di Luar Nalar

Citra rubah tersebar di sepanjang film, dipakai secara simbolis untuk mewakili adik dari karakter Brophy. Bartley mengaku memilih rubah karena hewan itu terasa mistis baginya. Tapi saat pertama bertemu Keoghan, aktor itu justru bertanya: "Bagaimana kamu tahu soal rubah?"

Setelah ibunya meninggal saat ia masih kecil, Keoghan memutuskan bahwa sang ibu kembali dalam wujud rubah. Ia memegang keyakinan itu sejak lama, dan menurut Bartley, itu jadi momen paling emosional setiap kali mereka membicarakannya. Suatu malam, seekor rubah bahkan muncul di lokasi syuting.

"Ada banyak momen aneh, menyentuh, dan ajaib yang sulit kami percaya," ujarnya.

Perubahan Naskah dan Konteks Industri

Satu perubahan naskah dilakukan untuk menyesuaikan kehadiran Keoghan. Ada dialog tentang tokoh terkenal yang pernah masuk sistem asuh, dengan dua nama sebagai pilihan: Barry Keoghan dan John Lennon. Bartley lupa bahwa baris itu masih ada saat pertama kali mengirim naskah.

"Jadi jelas saat Barry pertama membacanya, dia tertawa, tapi itu memalukan karena terlihat seperti saya sedang berusaha meyakinkannya ikut film ini," katanya.

Dalam naskah final, pilihan jatuh pada Lennon. "Lemonade" menjadi contoh bagaimana produksi indie Irlandia masih bisa menarik talenta kelas Hollywood dengan pendekatan personal dan cerita yang mengakar pada pengalaman nyata komunitasnya.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: variety.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top