SUMATERA SELATAN — Direktur Utama Bank NTB Syariah, Adhi Susanto, menyampaikan program tersebut dalam konferensi pers di ruang rapat lantai 3 Gedung Bank NTB Syariah, Jumat (11/9/2026). Tiket gratis ini menjadi bentuk dukungan bank daerah terhadap event internasional yang digelar di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
Adhi menyebut program tiket MotoGP Mandalika bukan sekadar promosi, melainkan penghargaan kepada masyarakat yang telah menjadi bagian dari pertumbuhan Bank NTB Syariah.
“Kami berharap melalui berbagai pelayanan dan program yang kami hadirkan, masyarakat dapat merasakan semakin banyak manfaat menjadi nasabah Bank NTB Syariah,” ujar Adhi.
Bank NTB Syariah juga menghadirkan program "Tebar Berkah Amanah" sebagai bentuk apresiasi lain kepada nasabah. Detail syarat dan ketentuan tiket MotoGP belum dirinci dalam konferensi pers tersebut.
Selain dukungan terhadap MotoGP Mandalika, bank daerah ini memaparkan sejumlah perkembangan bisnis dan program strategis. Salah satu fokus utama adalah penguatan layanan transaksi digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada nasabah. Perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital menjadi alasan utama pengembangan ini.
Adhi menegaskan berbagai inovasi dan program yang dihadirkan tidak hanya diarahkan untuk memperkuat kinerja perbankan. Keberadaan Bank NTB Syariah juga dipastikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat NTB.
“Alhamdulillah, Bank NTB Syariah terus melakukan upaya-upaya penguatan bisnis secara berkelanjutan dengan harapan dapat membangun pertumbuhan yang berkualitas, sehat, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Adhi Susanto.
Gelaran MotoGP Mandalika dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang. Event ini menjadi salah satu agenda besar pariwisata NTB yang rutin menyedot perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.
Program tiket gratis dari Bank NTB Syariah diharapkan ikut menyemarakkan gelaran tersebut. Nasabah yang berminat perlu menantikan informasi resmi soal mekanisme dan syarat mendapatkan tiket.