SUMATERA SELATAN — Clare Stewart mengundurkan diri dari posisi Managing Director International Film Festival Rotterdam (IFFR) setelah memimpin organisasi itu bersama Festival Director Vanja Kaludjercic. Ia akan tetap menjabat hingga edisi festival tahun depan, yang menjadi edisi keempatnya di kursi tersebut. Posisi Managing Director baru kini mulai dicari oleh Dewan Pengawas IFFR.
Stewart tidak langsung meninggalkan posisinya. Ia akan tetap berada di kursi Managing Director hingga penyelenggaraan edisi festival tahun depan, yang menandai tahun keempatnya memimpin IFFR.
Di bawah kepemimpinan Stewart, tim IFFR berhasil mengamankan sejumlah komitmen pendanaan penting untuk festival dan program sepanjang tahun. Salah satunya adalah subsidi empat tahun dari pemerintah nasional (OCW) dan pemerintah kota (Gemeente Rotterdam).
Dukungan itu menjamin keberlangsungan festival hingga edisi 2029. Tim konten yang dipimpin Chief of Content Melissa van der Schoor juga berhasil memenangkan tawaran untuk peningkatan dukungan tiga tahun dari Creative Europe hingga edisi 2028.
Stewart menyebut keputusannya mundur sebagai langkah yang tepat pada waktu yang tepat. Ia ingin memberi Managing Director baru ruang untuk membawa energi dan perspektif segar.
"Merupakan suatu kehormatan bisa berbagi tanggung jawab menjaga salah satu festival film paling penting di dunia bersama Vanja, dan mendukung visi artistik serta kulturalnya untuk masa depan IFFR," kata Stewart dalam pernyataannya.
Ia juga menyinggung soal waktu pengunduran diri yang dinilai strategis. Menurut Stewart, penerusnya akan punya waktu cukup untuk bersiap sebelum siklus subsidi Belanda berikutnya dimulai.
"Saya bangga kami telah menstabilkan posisi bisnis organisasi di era yang sangat menantang bagi festival film global, dan saya yakin sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyerahkan tongkat estafet kepada Managing Director baru," ujarnya.
Meski mundur dari jabatan Managing Director, Stewart tetap terlibat dalam Displacement Film Fund. Program hibah film pendek itu didirikan dan dipimpin oleh aktris Cate Blanchett.
Kaludjercic menyatakan kolaborasi dengan Stewart akan berlanjut melalui program tersebut. Ia menilai Stewart membawa komitmen luar biasa, keberanian, dan profesionalisme selama memimpin IFFR.
"Salah satu kekuatan khas Clare adalah kemampuannya membuka kemungkinan baru bagi IFFR dan mengejarnya dengan kejelasan serta keteguhan," kata Kaludjercic.
Ia mencontohkan peran Stewart dalam mengembangkan dan mengawal Displacement Film Fund dengan percaya diri dan momentum yang kuat. Kaludjercic mengaku menantikan kerja sama lanjutan saat program itu masuk fase berikutnya.
Dewan Pengawas IFFR telah mulai merekrut Managing Director baru. Proses pencarian ini berjalan sementara Stewart masih menjabat hingga edisi festival tahun depan.
IFFR sendiri dikenal sebagai salah satu festival film paling berpengaruh di Eropa, dengan fokus pada sinema eksperimental dan karya dari pembuat film emerging. Pergantian kepemimpinan di kursi Managing Director menjadi penanda penting bagi arah festival dalam beberapa tahun ke depan.