Sumaya Lolos ke Semifinal Teqball Asian Games 2026, Peluang Emas Sejarah Indonesia

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Jumat, 18 September 2026 | 21:47:01 WIB

SUMATERA SELATAN — Sumaya memastikan tiket semifinal nomor Women's Single teqball Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah melewati babak repechage di Nagoya City Higashi Sports Center, Jumat (18/9/2026). Atlet Indonesia itu menjadi harapan pertama Merah Putih untuk memecahkan kebuntuan medali emas di cabang yang baru perdana dipertandingkan di Asian Games.

Sumaya menutup rangkaian pertandingan Grup B dengan catatan dua kemenangan dan satu kekalahan. Hasil itu menempatkannya di peringkat kedua klasemen grup, cukup untuk melanjutkan perjuangan ke babak repechage.

Di babak penentuan itu, Sumaya berhadapan dengan wakil Kamboja, DY Koemyean. Ia tampil tanpa celah dan menang dua gim langsung, 12-8 dan 12-7, memastikan satu tempat di empat besar.

Kemenangan Pembuka atas Dandal Kamar

Perjalanan Sumaya di grup dibuka dengan kemenangan dramatis atas wakil Lebanon, Dandal Kamar. Ia menang 12-9 di gim pertama, lalu dipaksa bekerja keras sebelum menutup gim kedua 12-11.

Kekalahan dari Wai Khin Hnin dan Kebangkitan atas Aidana Otorbaeva

Pertandingan kedua berjalan tidak sesuai rencana. Menghadapi wakil Myanmar, Wai Khin Hnin, Sumaya kalah 10-12 dan 8-12, hasil yang membuat posisinya di grup terancam.

Ia merespons dengan penampilan paling solid di pertandingan ketiga melawan Aidana Otorbaeva dari Kirgizstan. Setelah tertinggal di gim pertama, Sumaya membalik keadaan dan menang 6-12, 12-6, 12-6.

Target Medali Emas di Edisi Perdana Teqball

Sumaya mengaku bersyukur bisa melewati hari yang melelahkan di Nagoya. Fokusnya kini terarah ke satu hal: medali emas.

"Saya bersyukur bisa lolos ke semifinal. Setelah melalui beberapa pertandingan hari ini, saya akan berusaha menjaga fokus, memperbaiki apa yang masih kurang, dan memberikan yang terbaik di semifinal," ujar Sumaya.

"Semifinal nanti akan jadi pertandingan yang keras. Tapi saya harus yakin karena target saya medali emas dan bisa mencetak sejarah sebagai atlet teqball Indonesia pertama yang meraih medali emas di Asian Games," lanjutnya.

Hadapi Quimcy Joaquim Dsouza di Empat Besar

Lawan Sumaya di semifinal adalah wakil India, Quimcy Joaquim Dsouza. Pelatih Teqball Tim Indonesia, Fitrah Muhammad, menilai calon lawannya itu punya kepercayaan diri tinggi dan tidak ragu melepas variasi serangan ketika sudah unggul jauh.

"Dari segi atletnya, dia memang percaya dirinya sudah tinggi. Ketika skornya sudah meninggalkan jauh lawannya, dia mencoba serangan-serangan yang kira-kira nanti bisa dipakai untuk pertandingan selanjutnya. Jadi, dia mencoba mematenkan beberapa hal untuk pertandingan selanjutnya," ujar Fitrah Muhammad.

Teqball baru pertama kali masuk program Asian Games pada edisi Aichi-Nagoya 2026. Artinya, setiap medali yang diraih Sumaya akan tercatat sebagai yang pertama dalam sejarah cabang ini di pesta olahraga terbesar Asia tersebut.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top