PALEMBANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan udara kabur masih mendominasi sejumlah wilayah Sumatera Selatan sepanjang Senin, 21 September 2026. Prakiraan itu bersumber dari laman resmi BMKG.go.id. Sejumlah daerah lain diprediksi berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Udara kabur diperkirakan terjadi di OKI dengan suhu berkisar 25–34 derajat Celsius dan kelembapan 45–95 persen. Sementara OKU berpotensi hujan ringan dengan suhu berkisar 23–33 derajat Celsius dan kelembapan 57–98 persen.
Udara kabur adalah kondisi atmosfer ketika partikel halus seperti debu, asap, atau uap air tersuspensi di udara dan menurunkan jarak pandang. Fenomena ini berbeda dari kabut yang terbentuk murni dari uap air. Di Sumsel, kondisi ini kerap muncul pada periode kemarau atau saat titik panas meningkat di lahan gambut.
BMKG mencatat udara kabur bisa bertahan hingga siang, terutama di wilayah dengan kelembapan tinggi. Jarak pandang yang turun berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan dan perjalanan darat.
Berdasarkan prakiraan BMKG, OKI menjadi salah satu daerah yang diperkirakan dilanda udara kabur. Suhu di wilayah ini berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 45–95 persen.
OKU diprediksi mengalami hujan ringan. Suhu di wilayah tersebut berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 57–98 persen.
Perbedaan kondisi antarwilayah ini dipengaruhi posisi awan dan arah angin. Wilayah dengan kelembapan rendah cenderung lebih rentan terhadap udara kabur.
Udara kabur dapat menurunkan kualitas udara dan memicu gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit paru. Warga diimbau membatasi aktivitas luar ruangan saat jarak pandang menurun.
Bagi pengendara, jarak pandang yang terbatas meningkatkan risiko kecelakaan. Penggunaan lampu utama dan menjaga jarak aman menjadi langkah pencegahan yang dianjurkan.
BMKG memperbarui prakiraan cuaca secara berkala melalui laman resmi BMKG.go.id. Warga Sumsel dapat memantau informasi terkini untuk mengantisipasi perubahan kondisi di wilayah masing-masing.
Prakiraan cuaca harian ini mencakup suhu, kelembapan, dan potensi hujan di sejumlah kabupaten dan kota. Informasi tersebut menjadi acuan bagi warga dalam merencanakan aktivitas luar ruangan.