Pencarian

Harga BBM Malaysia Turun 1-7 Oktober 2026, Pertamina Indonesia Stagnan Sejak 2 September

Jumat, 02 Oktober 2026 • 16:48:01 WIB
Harga BBM Malaysia Turun 1-7 Oktober 2026, Pertamina Indonesia Stagnan Sejak 2 September
Harga BBM nonsubsidi Malaysia turun pada periode 1-7 Oktober 2026, sementara harga BBM nonsubsidi Pertamina tidak mengalami perubahan sejak 2 September 2026.

SUMATERA SELATAN — Harga bahan bakar minyak di Malaysia turun pada periode 1-7 Oktober 2026 untuk RON 95, RON 97, dan solar B10/B15, sementara seluruh produk nonsubsidi Pertamina di Indonesia tidak bergerak dari penyesuaian terakhir 2 September 2026. RON 95 nonsubsidi Malaysia kini RM 4,52 (Rp 19.808) per liter, turun lima sen dari pekan sebelumnya. Kondisi ini terjadi saat harga minyak dunia justru sedang dalam tren kenaikan.

Penurunan tarif di Malaysia berlaku efektif sepanjang 1-7 Oktober 2026 dan menandai gelombang perubahan ke-41 pada skema evaluasi mingguan sepanjang tahun ini. Sejak mekanisme penetapan harga berkala perdana bergulir pada awal 2019, edisi kali ini tercatat sebagai yang ke-404.

RON 95 Nonsubsidi Turun Lima Sen, Solar Ikut Terkoreksi

Mengutip data resmi yang dihimpun Paultan, banderol bensin RON 95 nonsubsidi di Malaysia kini berada di RM 4,52 (Rp 19.808) per liter. Angka itu meluncur turun lima sen dari pekan sebelumnya yang berkisar RM 4,57 (Rp 20.027) per liter.

Penyesuaian serupa dialami RON 97 yang terkoreksi menjadi RM 5,00 (Rp 21.911) per liter dari semula RM 5,05 (Rp 22.130) per liter. Varian solar B10/B15 tanpa subsidi ikut terpangkas 15 sen menjadi RM 5,27 (Rp 23.094) per liter, dari patokan pekan lalu RM 5,42 (Rp 23.752) per liter.

Budi Madani RON 95 Tetap Rp 8.720 per Liter untuk Warga Lokal

Di tengah penurunan harga nonsubsidi, opsi bensin bersubsidi Budi Madani RON 95 (Budi95) dipatok konsisten di RM 1,99 atau sekitar Rp 8.720 per liter. Fasilitas ini hanya tersedia bagi warga lokal pemilik SIM aktif.

Kuota bulanan Budi95 sebesar 300 liter sudah dipulihkan sejak 1 September 2026. Skema subsidi tertarget ini menjadi pembeda utama antara struktur harga Malaysia dan Indonesia, di mana Pertamina masih menyalurkan subsidi melalui mekanisme berbeda.

Pertamax dan Dexlite Tak Bergerak Sejak 2 September

Hingga memasuki 1 Oktober 2026, jajaran BBM Pertamina terpantau belum mengalami perubahan harga sama sekali. Berdasarkan pantauan di situs Pertamina Patra Niaga, penyesuaian terakhir terjadi pada 2 September 2026.

Berikut daftar harga BBM nonsubsidi SPBU Pertamina per awal Oktober 2026:

  • Pertamax 92: Rp 15.950 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp 16.600 per liter
  • Pertamax Turbo 98: Rp 19.600 per liter
  • Dexlite: Rp 23.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter

Seluruh produk tersebut masih mempertahankan tarif yang sama dari bulan sebelumnya. Tidak ada koreksi harga untuk BBM diesel maupun bensin nonsubsidi sepanjang September hingga awal Oktober.

Mengapa Arah Harga Kedua Negara Berbeda

Malaysia menerapkan evaluasi harga mingguan otomatis yang mengikuti pergerakan pasar, sehingga penurunan harga minyak global bisa langsung diteruskan ke konsumen. Mekanisme ini memungkinkan harga naik-turun dalam siklus tujuh hari.

Indonesia menempuh jalur berbeda. Penyesuaian harga Pertamina dilakukan secara periodik berdasarkan keputusan korporasi dengan mempertimbangkan kurs, biaya distribusi, dan margin. Akibatnya, momen penyesuaian tidak selalu sejalan dengan fluktuasi harga minyak dunia.

Bagi pengguna kendaraan di Indonesia, kondisi ini berarti tidak ada perubahan pengeluaran bahan bakar untuk sementara waktu. Sebaliknya, pemilik kendaraan di Malaysia menikmati penghematan kecil pada pekan pertama Oktober, terutama untuk kendaraan berbahan bakar bensin RON 95 dan solar.

Follow halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: uzone.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks