Pemkot Palembang menetapkan delapan kelurahan sebagai pilot project penyedia Ruang Bersama Indonesia (RBI), ruang publik yang dirancang memberdayakan perempuan, anak, dan kelompok rentan. Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyebut program ini sebagai langkah awal membangun ruang masyarakat yang inklusif, aman, dan produktif di tingkat kelurahan. Kedelapan kelurahan itu kini diminta mengintegrasikan RBI dengan program pemberdayaan yang sudah berjalan.
PALEMBANG — Delapan kelurahan di Kota Palembang ditunjuk sebagai percontohan penyedia Ruang Bersama Indonesia (RBI). Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan program ini menjadi langkah awal untuk membangun ruang-ruang masyarakat yang inklusif, aman, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan warga di tingkat kelurahan.
Delapan Kelurahan yang Jadi Percontohan
Kelurahan yang masuk pilot project meliputi Plaju Ulu, Lorok Pakjo, 3-4 Ulu, Sungai Selayur, Talang Jambe, Srijaya, Talang Aman, dan Ario Kemuning. Kedelapan wilayah itu tersebar di sejumlah kecamatan dengan karakteristik warga yang beragam.
Ratu Dewa menekankan agar RBI dioptimalkan fungsinya, terutama untuk pemberdayaan kelompok rentan seperti perempuan, lansia, dan anak-anak.
Fungsi RBI: Ruang Aman hingga Penguatan Ketahanan Keluarga
RBI dihadirkan untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak, memberi kesempatan kepada perempuan mengembangkan potensi dan kepemimpinannya, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendorong masyarakat menyelesaikan persoalan di lingkungannya secara bersama-sama.
"Kita ingin agar Ruang Bersama Indonesia benar-benar menjadi ruang milik bersama, tempat setiap warga merasa diterima, dihargai, didengar, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi," kata Ratu Dewa.
Warga Diminta Rawat dan Hidupkan RBI
Ratu Dewa mengajak seluruh masyarakat di delapan kelurahan penerima program untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan menghidupkan RBI. Menurutnya, keberlanjutan program bergantung pada keterlibatan warga, bukan hanya pada penyediaan ruang oleh pemerintah.
"Mari kita jadikan Ruang Bersama Indonesia sebagai contoh bahwa ketika pemerintah dan masyarakat berjalan bersama, maka berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan," ujarnya.
Camat dan Lurah Diminta Integrasikan dengan Program Berjalan
Pada kesempatan itu, Ratu Dewa juga menegaskan kepada para camat dan lurah agar RBI benar-benar diintegrasikan dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan. Instruksi ini menyasar agar RBI tidak berdiri sendiri sebagai ruang fisik, melainkan terhubung dengan kegiatan warga yang sudah ada di tiap kelurahan.
Dengan penetapan delapan kelurahan sebagai percontohan, Pemkot Palembang berharap model RBI dapat direplikasi ke wilayah lain di kota tersebut.