PALEMBANG — Tingginya aktivitas titik api di OKI dinilai berkontribusi terhadap penurunan kualitas udara hingga munculnya kabut asap di Kota Palembang. Karena itu, OKI dipilih sebagai fokus utama operasi terpadu selama satu pekan ke depan.
Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio menyatakan penetapan status prioritas bukan tanpa alasan. Menurut dia, dampak asap dari wilayah tersebut sudah terasa langsung ke ibu provinsi.
"Penetapan OKI sebagai wilayah prioritas didasari oleh tingginya aktivitas titik api di daerah tersebut yang terbukti memberikan dampak signifikan terhadap penurunan kualitas udara serta timbulnya kabut asap di Kota Palembang," kata Anis di Palembang, Sabtu (3/10/2026).
Helikopter Water Bombing untuk Titik Api yang Sulit Dijangkau
Aparat gabungan akan mengerahkan helikopter untuk melakukan water bombing atau pengeboman air. Langkah itu ditujukan ke lokasi titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Selain pemadaman dari udara, pemerintah dan aparat melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). OMC berfungsi memicu turunnya hujan, khususnya di wilayah yang mengalami kekeringan berkepanjangan.
Posko Terpadu Ditambah Personel TNI-Polri hingga Manggala Agni
Penguatan dilakukan pada posko terpadu dengan menambah personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan Manggala Agni. Penambahan kekuatan itu untuk mempercepat pemantauan sekaligus penanganan titik-titik kebakaran.
Koordinasi lintas sektor turut ditingkatkan dengan melibatkan perusahaan pemegang konsesi lahan. Perusahaan diharapkan ikut mendukung langkah pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah konsesinya.
Layanan Kesehatan Gratis 24 Jam untuk Warga Terdampak Asap
Penanganan tidak hanya difokuskan pada pemadaman. Aparat gabungan juga menyiapkan langkah mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.
Layanan kesehatan gratis selama 24 jam akan disiagakan. Pemeriksaan kesehatan berkala juga diberikan kepada personel yang bertugas di lapangan agar kondisi mereka tetap terpantau selama operasi.
"Fokus kami adalah mempercepat pemadaman sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dari dampak asap," ujar Anis.
Kombinasi Pemadaman Udara dan Rekayasa Cuaca
Dengan penetapan OKI sebagai fokus utama selama sepekan, penanganan karhutla diharapkan berjalan lebih cepat. Kombinasi yang disiapkan mencakup pemadaman dari udara, rekayasa cuaca, penguatan personel, serta koordinasi antara pemerintah, aparat, dan pemegang konsesi lahan.
Anis menegaskan jajarannya berkomitmen mengawal efektivitas pengamanan dan penanganan karhutla di wilayah yang telah ditetapkan sebagai prioritas.