Tongkang Pasific Star 8703 Muatan Batubara Tabrak Tiang Pancang Jembatan Lalan Hingga Roboh, Diduga Akibat Kelalaian Tali Tunda

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 16:11:01 WIB
Tongkang Pasific Star 8703 menabrak tiang pancang Jembatan Lalan hingga roboh di Musi Banyuasin.

PALEMBANG — Untuk kesekian kalinya, konstruksi Jembatan Lalan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali mengalami kecelakaan. Tiang pancang proyek bernomor P6 itu roboh setelah dihantam oleh tongkang Pasific Star 8703 yang sedang menarik muatan batubara.

Peristiwa terjadi pada Rabu pagi di perairan Sungai Lalan. Tongkang tersebut ditarik oleh Asis Tugboat Marina 2241 yang diduga dioperasikan oleh PT Bahtera Bestari Shipping (BBS). Muatan tongkang saat itu disebut dalam kondisi penuh.

Kronologi: Tali Tunda Terlalu Panjang, Tongkang Hilang Kendali

Berdasarkan video berdurasi 1 menit 9 detik yang beredar, tongkang Pasific Star 8703 tampak ditarik oleh satu tugboat dengan Asis Tugboat Marina 2241 di sisinya. Saat melintasi area proyek, tongkang kehilangan kendali dan oleng ke arah kiri.

Dari tayangan tersebut, terlihat tongkang langsung menghantam satu tiang pancang hingga roboh dan tenggelam ke dasar sungai. Bukan hanya itu, buritan Tugboat Marina 2241 juga ikut menyenggol tiang pancang lain yang sudah dicor, menyebabkan struktur tersebut bergetar keras.

Dugaan sementara, kecelakaan ini akibat kelalaian kru Asis Tugboat Marina 2241. "Tali dari tugboat ke tongkang terlalu panjang. Seharusnya tugboat menempel langsung ke bodi tongkang agar kendali lebih stabil," demikian keterangan yang dihimpun dari sumber di lapangan.

Belum Ada Pernyataan Resmi dari Otoritas Pelabuhan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang. Satpolairud Polres Muba serta petugas pemanduan yang berada di lokasi juga belum memberikan keterangan.

Insiden ini menambah panjang catatan kecelakaan di proyek strategis yang menghubungkan wilayah Muba dengan sekitarnya. Sebelumnya, beberapa kali tiang pancang jembatan yang sama juga dilaporkan ditabrak oleh kapal pengangkut batubara yang melintas di alur sungai yang sama.

Potensi Kerugian dan Gangguan Proyek

Robohnya satu tiang pancang utama dipastikan akan mengganggu jadwal konstruksi Jembatan Lalan. Belum ada angka pasti kerugian material yang diakibatkan oleh tabrakan ini. Proyek jembatan ini sendiri merupakan infrastruktur vital yang ditunggu masyarakat untuk memangkas waktu tempuh dan biaya logistik di kawasan Sumatera Selatan.

Pihak terkait diharapkan segera melakukan evaluasi terhadap sistem pemanduan lalu lintas kapal di sekitar proyek, mengingat frekuensi kecelakaan serupa yang terus berulang di lokasi yang sama.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: poskita.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top