Pembagian 12 Ekor Sapi Kurban Pemkab OKU Disalurkan ke 16 Kecamatan, Prioritas untuk Dhuafa dan Yatim

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 13:28:01 WIB
Bupati OKU Teddy Meilwansyah menyerahkan secara simbolis sapi kurban kepada pengurus Masjid di Kecamatan Muara Jaya.

BATURAJA — Bupati OKU Teddy Meilwansyah memastikan setiap kecamatan di 16 wilayah administrasi mendapat jatah satu ekor sapi kurban. Satu ekor di antaranya diserahkan secara simbolis kepada pengurus Masjid di Kecamatan Muara Jaya untuk disembelih dan dibagikan.

“Pada Hari Raya Idul Adha tahun ini pemerintah daerah membagikan sebanyak 12 ekor sapi kurban untuk masyarakat hingga pelosok desa,” kata Teddy di Baturaja, Rabu.

Mekanisme Distribusi: Perangkat Desa dan Panitia Lokal Jadi Kunci

Pembagian daging kurban tidak dilakukan secara seremonial di pusat kota. Pemkab OKU menginstruksikan perangkat desa, pengurus masjid, dan panitia setempat untuk mengatur distribusi agar tepat sasaran.

Daging kurban langsung diantarkan ke rumah-rumah warga yang berhak menerima. Kelompok prioritas meliputi kaum dhuafa, yatim piatu, dan keluarga kurang mampu di masing-masing kecamatan.

Standar Kebersihan dan Syariat Jadi Perhatian

Bupati menekankan agar proses pemotongan, pengolahan, hingga pembagian daging kurban tetap memperhatikan syariat Islam serta standar kebersihan dan kesehatan pangan. Hal ini penting mengingat daging akan dikonsumsi langsung oleh warga di pelosok.

“Momentum Idul Adha bukan hanya sekedar ibadah menyembelih hewan, melainkan wujud ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Teddy.

Apa Target ke Depan?

Pemkab OKU berharap kegiatan ini menjadi tradisi luhur yang terus dijaga. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten OKU diyakini mampu memperkuat semangat berkurban dan berbagi di setiap lapisan masyarakat.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top