SUMATERA SELATAN — Foto-foto yang beredar menunjukkan seluruh sudut bodi VLE-Class EV, dari fascia depan hingga buritan. Tidak ada konfirmasi resmi dari Mercedes-Benz Indonesia terkait ketersediaan model ini di pasar lokal. Namun, bocoran ini menjadi sinyal kuat bahwa pabrikan asal Stuttgart terus merampingkan lini kendaraan listriknya ke dalam satu nomenklatur "VLE".
Dari foto yang tertangkap, VLE-Class EV memiliki gril tertutup khas EV dengan pola bintang tiga dimensi. Lampu utama menggunakan teknologi Digital Light dengan proyektor piksel yang bisa menampilkan pola tertentu ke jalan.
Kap mesin panjang dengan garis karakter yang tajam mengalir ke samping. Profil samping menunjukkan garis atap yang menyerupai coupe, mirip dengan CLS, namun dengan ground clearance yang sedikit lebih tinggi untuk kesan crossover. Pelek multi-spoke berukuran besar dan gagang pintu yang rata dengan bodi (flush) juga terlihat jelas.
Sektor belakang menampilkan lampu yang menyatu membentuk strip lebar, ciri khas Mercedes-Benz era baru. Tidak ada knalpot, hanya diffuser besar di bagian bawah bumper yang kemungkinan memiliki elemen aerodinamis aktif. Spoiler kecil di bibir bagasi juga menambah kesan sporty.
Foto interior belum dirilis bersamaan dengan bocoran ini, namun tautan "Interior Photos of the Mercedes-Benz VLE-Class" muncul di galeri yang sama, menandakan materi interior sudah disiapkan untuk publikasi berikutnya.
VLE-Class EV diperkirakan dibangun di atas platform MMA (Mercedes Modular Architecture) yang dikhususkan untuk kendaraan listrik generasi berikutnya. Platform ini menjanjikan jarak tempuh di atas 600 kilometer (WLTP) dan kemampuan pengisian daya 800 volt.
Belum ada informasi mengenai harga atau jadwal peluncuran global. Untuk pasar Indonesia, model ini kemungkinan baru akan masuk sebagai Completely Built Up (CBU) pada 2028 atau 2029, mengingat infrastruktur pengisian daya dan kebijakan insentif kendaraan listrik masih terus berkembang.