SUMATERA SELATAN — BYD M6 Cross DM 2026 resmi diperkenalkan di pasar Indonesia sebagai alternatif MPV keluarga yang mengedepankan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan fleksibilitas jarak tempuh. Model ini menggunakan sistem Dual Mode Intelligent, di mana motor listrik menjadi penggerak utama (EV-first) dan mesin bensin 1.500 cc 4 silinder bertindak sebagai pendukung saat baterai mulai menipis.
Mesin 1.500 cc dan Motor Listrik 163 PS: Kombinasi Jarak Tempuh 1.800 Km
Dapur pacu BYD M6 Cross DM terdiri dari mesin bensin yang menghasilkan 100 PS dan torsi 126 Nm, dipadukan dengan motor listrik bertenaga 163 PS dan torsi 210 Nm. Sistem PHEV ini memungkinkan mobil melaju murni listrik sejauh 45–60 km dalam kondisi tertentu—cukup untuk mobilitas harian di perkotaan.
Klaim jarak tempuh kombinasi penuh (bensin dan baterai) mencapai 1.800 km, tergantung gaya berkendara dan kondisi jalan. Sayangnya, varian ini belum mendukung DC fast charging; pengisian daya hanya bisa dilakukan melalui soket AC.
Desain Eksterior: Grille Terbuka, Overfender, dan Velg 17 Inci
Secara visual, BYD M6 Cross DM langsung bisa dibedakan dari versi EV. Grille depan kini lebih terbuka untuk sirkulasi udara mesin bensin, sementara versi EV cenderung tertutup rapat. Varian Cross juga tampil lebih sporty berkat tambahan overfender dan roof rail.
Lampu utama sudah menggunakan LED proyektor, meski lampu sein masih halogen di beberapa bagian. Velg 17 inci two-tone dibalut ban 225/55, dan sistem pengereman cakram hadir di keempat roda. Kamera 360 derajat terintegrasi di bawah emblem BYD.
Kabin Captain Seat, Head Unit Layar Sentuh, tapi Belum Ada Ventilated Seat
Masuk ke interior, varian tertinggi M6 Cross DM mengadopsi konfigurasi captain seat untuk baris kedua. Dominasi warna hitam dan coklat dengan material soft touch di beberapa bagian, meski masih ada hard plastik di area tertentu.
Head unit layar sentuh mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, serta pengaturan mode berkendara (Normal, Eco, Sport, Snow). Fitur lain termasuk cruise control, voice command, AC digital single zone, dan wireless charging. Namun, ventilated seat dan rear defogger belum tersedia di varian ini.
Bagasi Fleksibel Tanpa Ban Cadangan, Posisi Baterai di Bawah
Konfigurasi kursi baris ketiga bisa dilipat 50:50 untuk memperluas ruang bagasi. Konsekuensinya, BYD M6 Cross DM tidak dibekali ban cadangan karena ruang baterai ditempatkan di bagian bawah kendaraan. Hal ini lazim ditemui pada mobil elektrifikasi.
Dengan harga yang diposisikan di atas varian klasik namun lebih terjangkau dari varian EV tertinggi, BYD M6 Cross DM 2026 menjadi pilihan menarik bagi keluarga yang ingin beralih ke elektrifikasi tanpa khawatir soal infrastruktur pengisian daya. Konsumen tinggal memilih sesuai prioritas: efisiensi listrik murni atau fleksibilitas hybrid.