SUMATERA SELATAN — Kebakaran di gedung milik Pemprov DKI itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Seorang petugas SPBU di dekat lokasi, Faris, menyatakan ledakan terdengar saat dirinya dan rekan-rekannya berada di dalam bangunan. "Kita lagi pada di dalam, terus ada suara ledakan besar. Kejadian kurang lebih jam 21.30 WIB lah," ujarnya.
Material gedung yang hangus dilaporkan berhamburan jatuh ke bawah setelah dua ledakan terjadi. Proses pemadaman berlangsung intensif dengan pengerahan dua unit mobil pemadam dan 100 personel tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sekitar pukul 21.40 WIB.
Petugas kepolisian menutup total akses Jalan Abdul Muis dari dua arah selama proses pendinginan berlangsung. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat insiden ini.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam. Keterangan sementara dari saksi di lokasi mengarah pada aktivitas renovasi di lantai paling atas gedung tersebut.
"Kami masih akan memastikan (titik awal api). Tadi ada yang menyampaikan berawal dari lantai 11 di mana di lantai 11 itu sedang melakukan renovasi," ungkap Reynold di lokasi kejadian, Sabtu (8/8/2026).
Dinas Pemadam Kebakaran telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menginvestigasi kronologi tersulutnya api. Selain meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi, tim Pusat Laboratorium Forensik Polri dikerahkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara secara ilmiah.
Hasil uji forensik nantinya akan menjadi dasar penetapan penyebab pasti kebakaran, termasuk kemungkinan korsleting listrik atau faktor lain yang memicu ledakan besar. Hingga berita ini diturunkan, polisi belum menyimpulkan penyebab resmi peristiwa tersebut.