Test Drive Mitsubishi Xforce HEV: SUV Hybrid 21 Km per Liter, Motor Listrik Lebih Sering Bekerja

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 02:35:02 WIB
Mitsubishi Xforce HEV mencatatkan konsumsi bahan bakar 21 kilometer per liter dalam pengujian dari Tangerang menuju Depok.

SUMATERA SELATAN — Jakarta, CNN Indonesia — Angka 21 km per liter terpampang jelas di MID (Multi Information Display) setelah perjalanan 100 kilometer dari Tangerang menuju Depok. Bukan jalan tol mulus semata, rute pengujian ini mencakup kepadatan lalu lintas khas Jakarta, ruas perkotaan, hingga permukaan jalan rusak yang kerap memaksa kaki menginjak pedal rem.

Mitsubishi membanderol Xforce HEV hampir Rp500 juta, sebuah posisi yang langsung berhadapan dengan para pemain besar segmen SUV hybrid di pasar Indonesia. Namun alih-alih mengandalkan desain, model ini justru menonjolkan efisiensi sebagai senjata utama.

Karakter Berkendara yang Berbeda dari Versi Bensin

Perbedaan paling fundamental terasa sejak pedal gas pertama diinjak. Motor listrik dengan tenaga 116 PS dan torsi 255 Nm langsung mengambil alih tugas utama, membuat respons awal terasa ringan dan instan. Mesin bensin 1.6 liter Atkinson Cycle baru bekerja saat sistem membutuhkan tambahan daya atau baterai perlu diisi ulang.

Yang menarik, motor listrik tidak hanya aktif dalam kondisi stop and go. Teknologi two-speed transaxle memungkinkan motor listrik tetap berkontribusi saat mobil melaju di atas 100 km per jam—sesuatu yang tidak dimiliki kebanyakan hybrid di kelasnya.

Mesin bensinnya sendiri menghasilkan 107 PS dengan torsi 134 Nm. Kombinasi keduanya terasa menghentak ketika pedal gas diinjak lebih dalam, terutama saat menyalip di jalan tol.

Kabin Mewah dengan Sentuhan Modern

Perubahan paling kentara di interior hadir pada electric shifter yang menggantikan tuas transmisi konvensional. Pengoperasiannya lebih ringkas dan memberi kesan futuristik pada konsol tengah. Mitsubishi juga mempertahankan kabin lapang dengan bangku belakang yang punya delapan pengaturan kenyamanan.

Daftar fitur kemewahannya panjang: frameless panoramic roof, Dual Auto AC dengan NanoeX, power driver seat, power tailgate, ambient lighting, hingga sistem audio Yamaha Premium pada varian tertentu. Semua tersedia tanpa mengorbankan ruang kaki yang lega untuk tiga penumpang dewasa di baris kedua.

Fitur Keselamatan Lengkap dan Hasil Uji Nyata

Perjalanan uji dengan tiga penumpang dan AC menyala menghasilkan rata-rata 21 km per liter dengan kecepatan rata-rata 43 km per jam. Klaim pabrikan menyebut angka 27 km per liter dan jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer dengan tangki 42 liter—angka yang masuk akal mengingat kondisi lalu lintas padat justru menjadi area paling efisien bagi sistem hybrid ini.

Dari sisi keselamatan, Xforce HEV dibekali paket lengkap: Forward Collision Mitigation (FCM), Adaptive Cruise Control (ACC) dengan Low Speed Follow, Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), hingga Multi Around Monitor (MAM). Paket Premium pada varian Ultimate dan HEV menambahkan TPMS, wireless charger, dan power tailgate.

Mode berkendara Tarmac turut diuji untuk memberikan karakter responsif saat melaju di jalan beraspal. Hasilnya, Xforce HEV tetap nyaman meski permukaan jalan tidak bersahabat—redaman suspensi bekerja baik tanpa terasa limbung.

Dengan harga hampir Rp500 juta, Xforce HEV menawarkan paket efisiensi dan kenyamanan yang sulit ditandingi kompetitor. Pertanyaannya kini, apakah konsumen Indonesia siap beralih dari SUV bensin konvensional ke teknologi hybrid yang terbukti lebih hemat di jalanan perkotaan?

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top