SUMATERA SELATAN — Kembalinya West Ham ke Championship setelah degradasi musim lalu langsung diuji dengan laga berat melawan Burnley yang juga baru turun kasta. Sempat unggul dua gol, anak asuh Nuno Espirito Santo gagal membawa pulang tiga poin penuh. Hasil ini membuat Burnley, yang tak pernah kalah di kandang sendiri di liga sejak April 2023, berhasil mempertahankan rekor tersebut.
Burnley sebenarnya memulai laga dengan agresif. Flemming nyaris mencetak gol di menit pertama, tetapi sundulannya masih melambung. Justru West Ham yang memecah kebuntuan lebih dulu lewat skema bola mati.
Max Kilman dengan mudah melepaskan diri dari kawalan Aaron Ramsey untuk menyambut umpan tendangan bebas Jarrod Bowen. Ini menjadi gol perdana bek tengah tersebut dalam 68 penampilannya bersama West Ham. Unggul satu gol, West Ham makin percaya diri menguasai jalannya pertandingan, dengan Manor Solomon menjadi motor serangan.
Memasuki babak kedua, Burnley meningkatkan intensitas serangan. Flemming membuang dua peluang emas sebelum sundulannya mengenai tiang gawang. Tekanan demi tekanan akhirnya membuat lini belakang West Ham lengah.
Di menit 72, West Ham justru mencetak gol keduanya lewat aksi individu Mohamadou Kante di sisi lapangan. Umpan silangnya gagal disapu sempurna dan bola jatuh ke kaki Solomon yang langsung melepaskan tembakan keras ke pojok gawang.
Keunggulan dua gol itu hanya bertahan sebelas menit. Ollie Scarles menjatuhkan Marcus Edwards di kotak penalti, dan Flemming sukses menuntaskan eksekusi penalti dengan mengecoh kiper Mads Hermansen. Dua menit memasuki waktu tambahan, Flemming kembali menjadi pahlawan. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti, ia melepaskan tembakan ke sudut bawah gawang untuk memastikan skor imbang 2-2.
Pelatih West Ham, Nuno Espirito Santo, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai timnya kehilangan kendali setelah mencetak gol kedua dan gagal memanfaatkan ruang yang ada.
"Ini hasil yang sulit diterima. Babak pertama kami bermain baik dan mengontrol laga. Setelah gol kedua, kami seharusnya lebih banyak memegang bola," ujar Nuno kepada Sky Sports. Ia juga mengonfirmasi bahwa Pablo mengalami cedera betis dan timnya tengah mencari tambahan pemain depan. Kebutuhan ini semakin nyata setelah hasil imbang ini.
Di kubu tuan rumah, pelatih Nicky Hayen merasa bangga dengan mentalitas timnya. Pada hari ulang tahunnya yang ke-46, ia menyebut hasil ini terasa seperti kemenangan.
"Tim menunjukkan karakter luar biasa. Mereka tampil klinis, tapi kami tidak menyerah. Saat berhasil menyamakan kedudukan melawan salah satu favorit juara, rasanya seperti menang," kata Hayen. Satu poin ini pun menjadi modal berharga bagi Burnley untuk bersaing di papan atas Championship musim ini.