SUMATERA SELATAN — Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi ditutup dengan catatan manis bagi JETOUR. PT JETOUR Sales Indonesia mengumumkan perolehan 1.038 SPK selama pameran berlangsung, sebuah angka yang mereka nilai sebagai indikator kuat penerimaan pasar terhadap lini produk elektrifikasi.
Dari total tersebut, kontribusi terbesar justru datang dari model yang mengusung teknologi hybrid, bukan varian mesin konvensional. JETOUR T2 i-DM dan JETOUR T1 i-DM secara kolektif menyumbang 72 persen dari seluruh SPK yang masuk.
Sales & Network Director PT JETOUR Sales Indonesia, Michael Budihardja, menyebut angka ini sebagai hasil yang sangat positif bagi perusahaan. Menurutnya, respons konsumen selama pameran membuktikan bahwa strategi JETOUR membawa teknologi i-DM ke Indonesia tepat sasaran.
"Pencapaian 1.038 SPK selama GIIAS 2026 menjadi hasil yang sangat positif bagi JETOUR," kata Michael dalam keterangan resminya, Sabtu (15/8/2026).
Kedua model tersebut juga tidak hanya laris di atas kertas. JETOUR T2 i-DM berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus, yakni New Launch SUV Pilihan Media dan Most Driven Hybrid Passenger Car. Sementara itu, JETOUR T1 i-DM Modification dinobatkan sebagai Special Exhibit Car.
Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menjelaskan bahwa kedua model andalan tersebut mengusung konsep Adventure PHEV. Konsep ini mencoba menggabungkan karakter tangguh SUV dengan efisiensi teknologi elektrifikasi, sebuah kombinasi yang jarang ditawarkan kompetitor di kelasnya.
Selama pameran, JETOUR tidak hanya memajang kendaraan statis. Mereka menyediakan program test drive dan sesi interaksi langsung dengan unit, memberi kesempatan pengunjung untuk menilai langsung fitur dan teknologi sebelum memutuskan memesan.
Bagi JETOUR, hasil GIIAS 2026 bukan sekadar angka penjualan. Capaian ini menjadi gambaran nyata minat konsumen Indonesia terhadap SUV elektrifikasi, sekaligus peta jalan bagi pabrikan untuk memperluas penetrasi pasar setelah pameran usai.
Keberhasilan T2 i-DM dan T1 i-DM menarik minat juga menjadi sinyal bahwa konsumen lokal mulai beralih dari sekadar mencari kendaraan ramah lingkungan menuju tuntutan akan kemampuan fungsional yang mumpuni. JETOUR tampaknya berhasil membaca tren tersebut dengan menghadirkan produk yang mengedepankan aspek petualangan tanpa meninggalkan sisi efisiensi energi.