Musi Rawas Dilanda Dua Kebakaran dalam Dua Hari, 6 Rumah Ludes Termasuk di Pedang Muara Beliti

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:22:14 WIB
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang meludeskan tiga rumah di Desa Pedang, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Selasa (18/8/2026) malam.

MUSI RAWAS — Ratusan warga Desa Pedang, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, dibuat panik oleh kobaran api yang meludeskan tiga rumah pada Selasa (18/8/2026) malam. Insiden ini menjadi kebakaran kedua dalam kurun waktu kurang dari 24 jam di kabupaten tersebut, setelah sebelumnya tiga rumah di Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri, ikut menjadi abu pada Senin (17/8/2026) dini hari.

Ketiga rumah yang terbakar di Desa Pedang diketahui milik tiga bersaudara, yakni Sodikin (46), Solihin (43), dan Dewi (40). Ketiganya kehilangan seluruh tempat tinggal beserta isinya.

Api Pertama Muncul dari Rumah Panggung, Kayu di Kolong Rumah Jadi Pemicu Cepat Menjalarnya Kobaran

Kapolsek Muara Beliti, Iptu Miming Wijaya, menyatakan api pertama kali terlihat dari rumah panggung milik Solihin. Material kayu yang menumpuk di bawah rumah diduga menjadi bahan bakar yang membuat api cepat membesar.

"Rumahnya panggung, kebetulan banyak kayu di bawah rumah. Makanya api cepat membesar, kemudian menyambar ke kediaman kedua saudaranya," jelas Miming.

Dari rumah Solihin, kobaran api dengan cepat merambat ke rumah Sodikin dan Dewi yang berada di sisi kiri dan kanan. Ketiga bangunan akhirnya rata dengan tanah.

Dugaan Penyebab Kebakaran dan Proses Pemadaman di Pedang Muara Beliti

"Mengenai penyebab kebakaran, dugaan sementara karena racun nyamuk bakar, namun masih dalam penyelidikan," ujar Iptu Miming Wijaya. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan terkait total kerugian material yang dialami ketiga korban.

Proses pemadaman api berlangsung cukup alot. Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Musi Rawas membutuhkan waktu sekitar satu jam 40 menit untuk menjinakkan si jago merah. Bantuan pun didatangkan dari armada Damkar Kota Lubuk Linggau untuk mempercepat proses pendinginan.

Kebakaran Pertama di Petunang: Tiga Kepala Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Sebelum peristiwa di Pedang, kebakaran juga melanda Dusun VI, Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri, pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Tiga unit rumah warga di lokasi tersebut ludes terbakar, membuat tiga kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Imbauan Waspada di Tengah Musim Kemarau

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa kebakaran tersebut. Namun, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat ini wilayah Sumatera Selatan tengah memasuki puncak musim kemarau.

"Berkaitan dengan peristiwa ini, kami menghimbau kepada warga untuk waspada terhadap kebakaran, apalagi saat ini bertepatan dengan musim kemarau," tegas Iptu Miming. Kondisi cuaca kering dan angin kencang membuat api mudah menyebar jika ada sumber percikan, baik dari listrik, kompor, maupun pembakaran sampah.

Warga yang rumahnya terdampak kebakaran diharapkan segera melapor ke pemerintah desa setempat untuk mendapatkan pendampingan dan bantuan darurat, sementara penyelidikan penyebab kebakaran masih terus berlanjut.

Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: linggaupos.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top